Update

Kejaksaan Agung Limpahkan Perkara Korupsi dan TPPU PT Duta Palma Group ke PN Tipikor Jakarta Pusat

Jakarta, Siber24jam.com – Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat secara resmi melimpahkan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan korporasi PT Duta Palma Group ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Tipikor Jakarta Pusat), Rabu (9/4/2025).

Perkara ini menyeret sejumlah entitas korporasi sebagai terdakwa, yakni PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, PT Seberida Subur, PT Banyu Bening Utama, PT Kencana Amal Tani, serta PT Darmex Plantations dan PT Asset Pacific (dahulu PT Darmex Pacific). Terdakwa korporasi tersebut diwakili oleh kuasa hukumnya, yakni Tovariga Triaginta Ginting dan Surya Darmadi.

“Tindak pidana ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan izin konsesi lahan perkebunan sawit serta hasil keuntungan yang dicuci melalui berbagai cara yang melanggar hukum,” ungkap Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/4/2025).

Jaksa Penuntut Umum mendakwa para korporasi tersebut dengan dua dakwaan utama, yakni tindak pidana korupsi dan pencucian uang.

1.PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, PT Seberida Subur, PT Banyu Bening Utama, PT Kencana Amal Tani.
Primair: Melanggar Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. UU No. 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Subsidiair: Melanggar Pasal 3 jo. Pasal 18 UU yang sama jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Serta:
Primair: Pasal 3 jo. Pasal 7 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Subsidiair: Pasal 4 jo. Pasal 7 UU yang sama jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

2.PT Darmex Plantations dan PT Asset Pacific
Primair: Pasal 3 jo. Pasal 7 UU No. 8 Tahun 2010 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Subsidiair: Pasal 4 UU No. 8 Tahun 2010 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Menurut Harli, penuntut umum siap menghadiri persidangan pertama dengan agenda pembacaan surat dakwaan setelah jadwal sidang ditetapkan oleh majelis hakim.

“Kejaksaan terus berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan. Kami harap pengadilan dapat segera memproses perkara ini demi kepastian hukum,” tegas Harli Siregar.

(Zakar)

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI

Rabat Siber24jam.com – Dinamika politik Kerajaan Maroko memasuki babak baru yang sarat makna. Berdasarkan rilis...

Bupati Rudy Susmanto Dorong KDKMP Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa dan Kelurahan di Kabupaten Bogor

  CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong optimalisasi operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

Wawancara Khusus Siber24jam.com dan Liputan08.com, KPK Ungkap OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

KLATEN, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten,...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Sinergi Pemerintah dan Media di HUT ke-15 Metropolitan

  CISARUA – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menghadiri...