Update

Dosa dan Akibat Buruk dari Menggunjing, Memfitnah, dan Mengadu Domba

Siber24jam.com – Menggunjing adalah membicarakan keburukan atau aib seseorang tanpa sepengetahuannya. Dalam Islam, perbuatan ini sangat tercela. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

 

> يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

 

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, karena sebagian prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat: 12)

 

Rasulullah SAW bersabda:

 

> عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أتدرون ما الغيبة؟ قالوا: الله ورسوله أعلم. قال: ذكرك أخاك بما يكره. قيل: أفرأيت إن كان في أخي ما أقول؟ قال: إن كان فيه ما تقول فقد اغتبته، وإن لم يكن فيه ما تقول فقد بهته.

 

Artinya:”Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, ‘Tahukah kalian apa itu ghibah?’ Para sahabat menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.’ Beliau bersabda, ‘Menyebutkan sesuatu yang tidak disukai oleh saudaramu.’ Para sahabat bertanya, ‘Bagaimana jika yang disebutkan itu memang benar ada padanya?’ Beliau menjawab, ‘Jika benar ada padanya, maka kamu telah menggunjingnya. Dan jika tidak ada padanya, maka kamu telah memfitnahnya.'” (HR. Muslim)

 

Memfitnah adalah menuduh seseorang melakukan sesuatu yang tidak benar. Ini adalah salah satu dosa besar dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

 

> وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُّبِينًا

 

Artinya: “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 58)

Rasulullah SAW bersabda:

 

> عن ابن عمر قال: صعد رسول الله صلى الله عليه وسلم المنبر فنادى بصوت رفيع فقال: يا معشر من قد أسلم بلسانه ولم يفض الإيمان إلى قلبه، لا تؤذوا المسلمين، ولا تعيروهم، ولا تتبعوا عوراتهم؛ فإنه من تتبع عورة أخيه المسلم تتبع الله عورته، ومن تتبع الله عورته يفضحه ولو في جوف بيته.

Artiny:”Dari Ibnu Umar, ia berkata: Rasulullah SAW naik mimbar lalu berseru dengan suara yang keras: ‘Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya namun imannya belum sampai ke hatinya, janganlah kalian menyakiti orang-orang muslim, janganlah kalian mencela mereka, dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan mereka. Karena siapa saja yang mencari-cari kesalahan saudaranya, maka Allah akan mencari kesalahannya. Dan barangsiapa yang dicari kesalahannya oleh Allah, maka Allah akan membuka aibnya meskipun dia berada di dalam rumahnya.'” (HR. Tirmidzi)

 

Mengadu domba adalah menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan permusuhan di antara orang-orang. Allah SWT mengutuk perbuatan ini dalam Al-Qur’an:

 

> وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِينٍ. هَمَّازٍ مَّشَّاءٍ بِنَمِيمٍ

Artinya:”Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang ke sana ke mari menghambur fitnah.” (QS. Al-Qalam: 10-11)

 

Rasulullah SAW bersabda:

 

> لا يدخل الجنة قتات

 

Artinya: “Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Menggunjing, memfitnah, dan mengadu domba membawa akibat buruk baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, perbuatan ini dapat merusak hubungan sosial, menimbulkan permusuhan, dan menyebabkan ketidakpercayaan. Di akhirat, pelakunya akan mendapatkan siksaan yang pedih, sebagaimana yang disebutkan dalam banyak ayat Al-Qur’an dan hadis.

 

Para ulama sepakat bahwa perbuatan-perbuatan ini adalah dosa besar dan harus dihindari oleh setiap muslim. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga lisan dan bersikap jujur serta adil dalam semua situasi.

 

KH Achmad Yaudin Sogir

Berita Lainnya

Update News

Sekda Ajat Rochmat Jatnika Berangkatkan Jamaah Haji Bogor, Tekankan Fisik Prima di Tanah Suci

CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 07 JKS...

Kolaborasi Strategis antara Media Siber dan Organisasi Kepemudaan dalam Membangun Kemandirian Sosial dan Ketahanan Informasi Publik

CIBINONG, Bogor Siber24jam.com — Upaya memperkuat persatuan, kemandirian, serta kepedulian sosial terus digelorakan melalui kolaborasi...

Isu Tambang Ilegal di ANTAM Pongkor Disorot, Perusahaan Pastikan Investigasi dan Penindakan

Bogor Siber24jam.com – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menegaskan komitmennya dalam memberantas aktivitas tambang ilegal...

Sekda Ajat Tegaskan Pola Kerja “Tektokan” untuk Wujudkan KDKMP di Bogor

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...