CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 07 JKS...
Siber24jam.com – Dalam ajaran Islam, kejujuran adalah nilai yang sangat diutamakan. Allah SWT dengan tegas melarang umat Islam untuk berbohong dan berdusta. Dalam surah Al-Hajj ayat 30, Allah SWT berfirman:
**آية ٣٠، سورة الحَجّ**
**فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنَ الْأَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ**
*Artinya: “Maka jauhilah olehmu najis (berhala-berhala itu) dan jauhilah perkataan dusta.”*
Ayat ini menegaskan bahwa berkata dusta adalah perbuatan najis yang harus dijauhi oleh setiap Muslim. Larangan ini tidak hanya datang dari Al-Qur’an, tetapi juga dari banyak hadis Rasulullah SAW yang memberikan peringatan keras mengenai bahaya dan dosa berbohong.
Salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA berbunyi:
**حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ**
**إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا**
*Artinya: “Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan, dan kebaikan itu membawa kepada surga. Dan sesungguhnya seseorang yang senantiasa jujur akan ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu membawa kepada keburukan, dan keburukan itu membawa kepada neraka. Dan sesungguhnya seseorang yang senantiasa berdusta akan ditulis di sisi Allah sebagai pendusta.”* (HR. Bukhari dan Muslim)
Pendapat para ulama tentang dosa berbohong juga sangat jelas dan tegas:
1. mam Al-Ghazali dalam kitabnya “Ihya’ Ulumuddin” menjelaskan bahwa berbohong adalah salah satu dosa yang sangat dibenci oleh Allah dan dapat merusak hubungan sosial serta menimbulkan fitnah di tengah masyarakat.
2. Imam An-Nawawi dalam “Riyadhus Shalihin” menegaskan bahwa kejujuran adalah salah satu sifat yang harus dimiliki oleh setiap Muslim, karena kejujuran akan membawa kepada kebaikan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
3. Syekh Yusuf Al-Qaradawi dalam bukunya “Al-Halal wal Haram fil Islam” menyebutkan bahwa berbohong hanya diperbolehkan dalam keadaan darurat yang sangat mendesak, seperti untuk menyelamatkan nyawa atau mendamaikan dua pihak yang bersengketa.
Dengan demikian, jelas bahwa berbohong dan berdusta adalah perbuatan yang sangat dibenci dalam Islam. Al-Qur’an dan Hadis telah memberikan peringatan keras mengenai dosa dan bahaya berbohong. Para ulama juga sepakat bahwa kejujuran adalah sifat mulia yang harus dijaga oleh setiap Muslim. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa berusaha untuk menjadi pribadi yang jujur dan menjauhi segala bentuk dusta, demi kebaikan diri kita sendiri dan masyarakat di sekitar kita .
KH Achmad Yaudin Sogir











