HUMPROPUB Siber24jam.com – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil merespon positif Gerakan Indonesia ASRI (Aman,...
Siber24jam.com – Senin, 12 Mei 2025. Dalam sebuah renungan spiritual yang disampaikan oleh Danang Donoroso, para jurnalis dan rekan media diingatkan kembali akan hakikat kehidupan yang fana. Menurut Danang, setiap manusia sejatinya adalah musafir—penumpang sementara dalam perjalanan pulang menuju kampung akhirat.
“Kita ini hanya singgah. Dunia bukan tempat tinggal, tapi tempat berteduh sejenak. Maka jangan terlalu larut mengejar dunia hingga lupa mempersiapkan bekal pulang,” ujar Danang dalam refleksinya yang disampaikan dalam suasana penuh hikmah.
Ia mengajak umat untuk tidak menunda-nunda pertobatan dan mulai memperbaiki diri sejak saat ini, mumpung masih diberikan umur dan kesempatan oleh Allah SWT.
“Waktu tidak bisa kita kendalikan. Tapi tobat dan persiapan akhirat adalah pilihan yang bisa kita ambil hari ini,” lanjutnya.
Pesan ini senada dengan nasihat para ulama klasi dalam kitab-kitab kuning. Dalam Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali menuliskan:
“Sesungguhnya dunia ini adalah ladang akhirat. Barang siapa menanam kebaikan di dunia, maka ia akan menuai keberkahan di akhirat.”
Dalam Nashaih Al-‘Ibad, Syekh Nawawi Al-Bantani juga mengingatkan:
“Janganlah kamu tertipu dengan panjangnya angan-angan, karena kematian datang tiba-tiba dan tidak menunggu kesiapanmu.”
Lebih jauh, Danang menambahkan pesan penting yang bersumber langsung dari Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis riwayat At-Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau seorang musafir.” (HR. At-Tirmidzi)
Hadis ini sejalan dengan pesan Danang bahwa hidup di dunia hanya sementara, dan setiap manusia wajib bersiap untuk kehidupan yang lebih kekal.
Menutup refleksinya, Danang menyerukan kepada semua insan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, menjadikan persahabatan bukan hanya sebatas dunia, tetapi juga bekal bersama menuju akhirat.
“Mari kita saling menasihati dalam kebaikan. Karena kita ini sesungguhnya bukan hanya sahabat di dunia, tapi teman dalam perjalanan panjang menuju kehidupan abadi,” pungkasnya.
Berita Lainnya
Tags: Kita Hanya Singgah Teman Perjalanan Menuju Akhirat, Mari Bertobat dan Bersiap