CIBINONG, Siber24jam.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten...
Jakarta, Siber24jam.com – Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Barat kembali menunjukkan kesigapannya dalam menjaga keamanan wilayah dengan menggagalkan aksi tawuran di Jalan Prof. Dr. Latumeten, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (2/2/2025) dini hari. Dalam operasi tersebut, lima remaja diamankan beserta satu busur panah yang diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan.
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, mengungkapkan bahwa penggagalan aksi tawuran ini bermula saat Tim 2 TP3 tengah melakukan patroli kewilayahan guna mengantisipasi gangguan ketertiban masyarakat. Saat berpatroli, tim menerima laporan dari warga terkait sekelompok remaja yang tengah bersiap untuk bentrokan.
“Begitu mendapat informasi, tim langsung bergerak ke lokasi dan menemukan sejumlah remaja yang terlibat tawuran. Dengan sigap, petugas segera membubarkan mereka dan mengamankan lima orang sebelum situasi semakin membahayakan,” ujar AKBP M. Hari Agung Julianto.
Selain mengamankan para remaja, petugas juga menyita satu busur panah yang diduga akan digunakan dalam tawuran. Selanjutnya, kelima remaja beserta barang bukti langsung dibawa ke Polsek Tambora untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Apresiasi Masyarakat dan Imbauan Kepolisian
Aksi cepat Tim Patroli Perintis Presisi ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga berharap patroli semacam ini terus digalakkan guna mencegah aksi tawuran yang meresahkan dan berpotensi membahayakan keselamatan umum.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang bertindak cepat menangani kejadian ini. Semoga anak-anak muda bisa lebih sadar akan bahaya tawuran dan tidak lagi terlibat dalam tindakan yang merugikan,” ujar seorang warga setempat.
Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka, terutama di malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kriminal atau tawuran yang dapat berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Kami akan terus meningkatkan patroli rutin untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Peran serta orang tua dan lingkungan sekitar sangat penting dalam mencegah anak-anak muda terjerumus dalam tindakan negatif,” tegas AKBP M. Hari Agung Julianto.
Dengan adanya tindakan preventif seperti ini, diharapkan angka tawuran di wilayah Jakarta Barat dapat terus ditekan, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat.













