Ali Wardana Semprot Tiyo Ardianto usai Hina Prabowo-Gibran: Cek Kesehatan Jiwanya!

JAKARTA Siber24jam.com – Ketua Umum Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum, Ali Wardana, melontarkan kritik keras terhadap Ketua BEM UGM 2025/2026, Tiyo Ardianto, terkait sejumlah pernyataannya yang dinilai menghina Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Tiyo Ardianto sebaiknya diperiksa kesehatan jiwanya ke psikiater. Publik perlu tahu apakah dia masih waras atau tidak dalam menyampaikan pendapat di ruang publik. Kritik itu boleh, tetapi kalau isinya penghinaan, provokasi, dan kebencian terus menerus terhadap Presiden dan pemerintah, itu sudah kelewatan,” tegas Ali Wardana kepada awak media, Senin (25/5/2026).

Ali Wardana menilai pernyataan Tiyo di berbagai forum sudah tidak mencerminkan kapasitas intelektual seorang mahasiswa dan justru mempermalukan dunia akademik.

“Mahasiswa seharusnya bicara dengan data, riset, dan solusi. Bukan sibuk membuat sensasi murahan dengan kalimat-kalimat yang menghina kepala negara. Cara bicara Tiyo emosional, provokatif, dan cenderung kehilangan nalar akademik,” ujarnya.

Sorotan terhadap Tiyo Ardianto muncul setelah dirinya tampil dalam forum diskusi “Terus Terang” di Yogyakarta yang disiarkan kanal YouTube Mahfud MD Official pada 21 Mei 2026. Dalam forum tersebut, Tiyo menyebut SPPG sebagai:

“Satuan Penjilat Prabowo-Gibran.”

Selain itu, Tiyo juga sempat menyindir program MBG (Makan Bergizi Gratis) dengan pernyataan

“Publik menjadi sulit membedakan peran Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dengan peran layaknya ‘CEO MBG’.”

Menurut Ali Wardana, pernyataan tersebut bukan lagi kritik akademik, melainkan serangan personal yang berpotensi memecah ruang publik dan menyesatkan opini masyarakat.

“Kalau terus menerus menyerang Presiden dan Wakil Presiden dengan nada kebencian tanpa argumentasi ilmiah yang jelas, saya rasa wajar kalau publik mempertanyakan kondisi kejiwaannya. Jangan membawa nama mahasiswa kalau cara berpikirnya seperti itu,” katanya.

Ali juga meminta mahasiswa tetap menjaga etika dalam menyampaikan pendapat dan tidak menjadikan kampus sebagai panggung penghinaan politik.

“Demokrasi itu ada adabnya. Kebebasan berbicara jangan dipakai untuk menghina dan mempermalukan diri sendiri,” tutup Ali Wardana.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Bupati Rudy Kukuhkan Paskibraka Bogor 2026, Tekankan Semangat Persatuan

Siber24jam.com, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bogor...

Bupati Rudy: Latar Belakang Bukan Penghalang, Paskibraka Bogor Buktikan Semangat Berprestasi

Siber24jam.com, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkap kisah inspiratif di balik Paskibraka Kabupaten Bogor...

Semangat Kemerdekaan di Kali Ciliwung, PWI dan Komunitas Angkat Persoalan Sampah Sungai

BOGOR Siber24jam.com – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan sosialisasi dan aksi bersih-bersih...

Rizki dan Syifa, Paskibraka Muda Bogor yang Bangga Mengibarkan Merah Putih

Siber24jam.com, CIBINONG – Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bogor Tahun 2026 menjadi...