Cibinong, Siber24jam.com — Kepengurusan KONI Kabupaten Bogor periode 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Bupati Bogor, Rudy...
Bogor,Siber24jam.com- Intruksi Plt Bupati Bogor Iwan Setiwan, kepada Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan, agar cakupanan layanan air bersih, utamanya ke wilayah rawan krisis air bersih, dalam lima tahun kedepan bertambah langsung disikapi jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor itu, dengan merancang lima strategi jitu yang akan dijalankan dari tahun 2023 sampai 2027.
“Perumda Air Minum Tirta Kahuripan siap menjalankan semua intruksi dari Pemerintah Kabupaten Bogor, sebagai pemegang saham tunggal perusahaan untuk memperbanyak atau menambah sambungan baru kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan kesulitan air bersih,”kata Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Yuliansyah Anwar, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/11/2022).
Namun, kata Yuliansyah, untuk merealisasikan target penambahan cakupan layanan air bersih membutuhkan biaya atau investasi yang sangat besar. Ini mengingat wilayah Kabupaten Bogor, sangat luas dan keterbatasan sumber air baku.
Yuliansyah mengungkapkan, dengan target pencapaian hingga tahun 2027 yaitu cakupan pelayanan teknis sebesar 33,80 persen dengan jumlah sambungan langganan sebanyak 247.566 SL, dan penurunan kehilangan air sebesar 25,10 persen setidaknya dibutuhkan biaya investasi sebesar Rp 1,6 triliun.
“Investasinya sangat besar berdasarkan perhitungan mencapai Rp 1,6 triliun. Besarnya biaya investasi, tentunya membutuhkan dukungan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) serta peran serta swasta mencari alternatif sumber pendanaan baik dari internal maupun kerjasama dengan swasta,” jelasnya.
Yuliansyah menyebut, dalam rencana kerja lima tahun kedepan, perusahaan sudah merancang beberapa rencana, diantaranya optimalisasi dan rehabilitasi jaringan perpipaan, penambahan kapasitas produksi, penekanan kehilangan air.
“Masalah sumber daya manusia dan pengembangan teknologi informasi, agar kedepan sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan kinerja perusahaan,” kata Yuliansyah menutupi.
Sementara itu, ketika membuka lokakarya di Hotel Aston, Kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (21/11/2022), Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengintruksikan cakupan layanan air bersih yang dipasok atau disediakan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan, meningkat dan menjangkau wilayah-wilayah yang memang kesulitan air bersih.
“Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang dulunya bernama PDAM dibentuk tidak serta merta berorientasi pada keuntungan atau profit oriented, tapi di perusahaan ini melekat fungsi social oriented,” kata Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan.
Makanya, Iwan meminta, menajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan memberikan skala prioritas penyambungan saluran air bersih baru kewilayah-wilayah yang warganya kerap kesulitan mendapatkan air bersih, ketika musim kemarua tiba.
“Program prioritas penambahan sambungan baru untuk wilayah rawan krisis air bersih harus dimasukan dalam rencana strategis dan rencana kerja perusahaan 2023-2027.Kami mengapresiasi kinerja jajaran direksi yang telah bekerja menambah jumlah sambungan baru khusunya pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Iwan menutupi. ***
Editor : Mochamad Yusuf
Berita Lainnya
Tags: 2022, Air, ASN, AY, bogor, bupati, Bupati Bogor, Camat, Daerah, Iwan setiawan, Kabupaten Bogor, KRIS, masyarakat, MU, PAI, PAN, pemerintah, Perumda, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Plt Bupati bogor, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan, saluran air, Sentul, UAS
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor Iwan Setiawan memukul gong untuk membuka lokakarya rencana bisnis Perumda Air Minum Tirta Kahuripan 2023-2027 di Hotel Aston, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. (Foto Dok Humas Perumda Air Minum Tirta Kahuripan)













