Bogor Siber24jam.com — Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua...
Morowali, Siber24jam.com- Sebanyak 57 LPTKS ( Lembaga Penenmpatan Tenaga Kerja Swasta ) Lokal Morowali secara resmi bergabung di APJATEK (Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja ) Morowali dengan ditandai digelarnya Musyawarah Besar ( MUBES ) Ke-I pada minggu,13 November 2022.
kegiatan tersebut berlangsung di Cafe -Star – Up Desa Bahodopi kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali
dengan mengusung tema ” Membangun Sinergitas Antar Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Dengan Pihak Kawasan Industri Untuk Menciptakan Iklim Bisnis Yang Baik dan Kondusif”.
Pemerintah Kabupaten Morowali melalaui kepala Dinas tenaga kerja dan transmigrasi Drs.Abd Rahman Toppo menyampaikan apresiasi kepada pengusaha lokal morowali yang tergabung dalam assosiasi perusahaan tenaga keraj morowali ( APJAKER )
Ia menyebut bahwa dirinya bangga melihat para pelaku usaha yang rata rata berusia masih mudah yang memiliki potensi kekuatan yang sangat luar biasa.
iapun tidak menyangka dalam assosiasi ini begitu banyak pengusaha muda lokal morowali yang tergabung dalam assosiasi ini.sebutnya.
” untuk menyatukan para pengusaha dalam satu wadah tidaklah mudah sehingga atas nama pemerintah daerah kabupaten morowali dan secara pribadi menyampaikan apresiasi setinggi tingginya atas terbentuknya APJAKER Morowali .
Tentunya lanjut dia, Pemerintah Daerah mendukung hal ini dan juga kami akan mengawal serta mengawasi Assosiasi ini nantinya. katanya.
Kadis Nakertrans Morowali berpesan kepada ketua terpilih agar dapat mengayomi seluruh anggota APJAKER kedepan dan membangun komunikasi dsn koordinasi dengan Dinas Transmigarasi dan tenaga kerja morowali.tutupnya.
Sebelumnya Iswanto yang terpilih selaku Ketua APJAKER Morowali mengatakan, ” Saat ini ada 57 Perusahaan yang bergerak di bidang LPTKS sudah bergabung dalam Assosiasi ini dan nantinya akan terus bertambah.katanya.
Ditambahkan , Organisasi ini merupakan sebuah gagasan yang diinisiasi untuk dapat menjadi solusi permasalahan di dunia usaha LPTKS maupun Outshorsing di perusahan kawasan IMIP.
Sebagai contoh permasalahan yang timbul lanjut Iswanto adalah persaingan nilai harga yang sudah tidak sehat lagi sehingga berdampak kepada upah tenaga kerja yang tidak layak sebagaimana mestinya.katanya.
Selaku ketua Perdana APJAKER Morowali Iswanto berharap dengan terbentuknya organisasi ini, bisa menjadi wadah yang dapat membangun sinergitas semua perusahaan jasa tenaga kerja dengan dukungan pemerintah, pihak kawasan industri serta pihak terkait lainnya.
” Organisasi ini hadir bukan untuk menghalangi Investasi, ” tandas Iswanto.
Sementara itu Camat Bahodopi yang diwakili Sekcam, Arsan.Spd,I, MM. mengapresiasi terbentuknya Asosiasi APJAKER di kabupaten Morowali.
Saya berharap APJAKER ini jangan cuma hanya terbentuk begitu saja sebagai simbolis bahwasannya di kecamatan Bahodopi sudah terbentuk yang namanya APJAKER lalu kemudian mati suri.
Arsan memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi kabupaten Morowali tertinggi di dibanding Kabupaten Morowali Utara (Morut), namun kabupaten morowali justru upah tenaga kerjanya lebih rendah dibanding dengan Kabupaten Morowali utara.paparnya
Mubes tersebut sekaligus melahirkan Ketua terpilih APJAKER Kabupaten Morowali Iswanto, Wakil Ketua, Sahlun
Sekretaris, Muh.Fadel dan Bendahara, Rina Tambur, serta Ketua Dewan Pengawas APJAKER Morowali, Irsad Amir.
Turut hadir , Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Drs.Abdul Rahman Toppo, Badan Kesbangpol , Kapolsek Bahodopi, Ipda Edi Cahyono,SH, Danramil 1311 – 57 Pimpinan Perusahaan LPTKS serta tamu undangan lainnya.
Editor:Erwin
Berita Lainnya
Tags: 2022, AHY, AY, Camat, Daerah, Hadi, IG, industri, Kapolsek, LP, MU, Out, PAI, PAN, pemerintah, Pengusaha, perda, rusia, SH, Tumbuhan












