Update

Kolam Bekas Kerukan Tambang Memakan Korban Jiwa

Berau, Siber24Jam.Com  – Tewasnya Bocah kelas 2 Sekolah Dasar yang tenggelam di Kolam diduga bekas tambang ilegal dikelurahan Rinding beberapa hari lalu masih menyisakan duka mendalam di hati keluarga Korban.

Bocah berinisial (AB) yang dikenal ceriwis itu dinyatakan tewas setelah sebelumnya dinyatakan hilang saat bermain dikawasan tersebut.

Rivai Salah seorang teman korban yang juga masih ada ikatan keluarga dengannya mengaku saat itu ikut bermain di sana bersama korban.

Mereka berdua, kebetulan diajak oleh salah satu tetangga yang sudah duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saya sama AB kemarin siang-siang sama yang lain ke sini,” jelasnya kepada awak media.

Rivai menjelaskan bahwa AB tidak bisa berenang. Tetapi mereka berdua sempat pulang dan berpisah.

“AB gak bisa berenang, pas ditemukan sudah di tengah kolam,” tuturnya.

Sementara itu setelah paginya, dirinya mendengar bahwa (AB) hilang dan sedang dicari orang tuanya.

Rivai juga bercerita (AB) adalah sosok yang baik, dan rajin menjalankan ibadah salat. AB juga dikenal periang hingga Ia bisa berteman dengan banyak anak-anak di sekitaran rumahnya.

Sementara kedua orang tua korban untuk sementara belum bisa menjelaskan lebih detil kronologi kejadian yang merenggut nyawa anaknya tersebut lantaran masih diliputi duka yang mendalam.

Ibu korban juga mengaku telah ikhlas dengan kepergian anaknya.Sang Ibu meminta agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.
“Semoga tidak terulang kembali kejadian seperti ini”ujarnya sedih.

Ditempat terpisah Camat Teluk Bayur, Endang Iriyani saat dihubungi mengatakan, sudah melihat kondisi langsung di kediaman (AB).dan pihaknya mewakili Pemkab Berau telah memberikan bantuan kepada keluarga (AB).

Menurutnya dugaan kolam tersebut bekas kerukan aktivitas tambang, akan ditindaklanjuti. Dan ia akan menghubungi pihak yang harusnya bertanggung jawab itu untuk menutup lubang tersebut.

“Itu memang harus ditutup, karena lokasinya sepi, tidak ada orang berjaga disana, warga pun meminta untuk ditutup segera, supaya tidak memakan korban lagi,”Kata Endang

Salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya saat di temui awak media mengatakan sepanjang jalan provinsi kiri kanan mulai teluk Bayur sampai kampung labanan petani dari badan jalan aktitas tambang batu bara ilegal yang hasil nya masuk ke PT, BJU.

Tapi anehnya semua istansi yang terkait DLHK, aparat hukum di kabupaten Berau tetap membiarkan petani batu bara ilegal, beraktivitas siang malam,”pungkasnya

Penulis:Team/Red

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

Kapolres Bogor Kunjungi ABK Korban Penyanderaan Perompak Somalia, Pastikan Penanganan Medis

Siber24jam.com, BOGOR Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang...

Kapolres Bogor Beri Bantuan dan Fasilitasi Rujukan Medis ABK Korban Perompak Somalia

BOGOR Siber24jam.com – Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menunjukkan kepeduliannya terhadap warga...

Kerja 24 Jam, Zoom Sejak Pukul 04.00, Kepala SPPG Mengeluh: Kami Juga Manusia

BOGOR Siber24jam.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Sejumlah Kepala Satuan Pelayanan...

Pemkab Bogor Dipilih Jadi Lokus Studi PNS TNI AU, Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola dan Inovasi Pelayanan Publik

Siber24jam.com, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto menjadi lokus...