Update

Didukung Jalan Tol Bocimi, Pengembangan KEK Pariwisata Kabupaten Sukabumi Paling Cepat

Pelaku UMKMSeorang pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Kabupaten Sukabumi menunjukan wajah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yang digambar di atas kanvas (Foto : Dok Kemenparekraf)

Sukabumi, Siber24jam.com- Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Kabupaten Sukabumi merupakan yang paling cepat di Indonesia. Keberadaan KEK pariwisata di daerah yang dipimpin Bupati Marwan Hamami harus didukung pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) dan tentunya UMKM.

Penegasan ini diutarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Salahudi  Uno, dihadapan Wakil Bupati Iyos Somantri, diacara peresmian dan pembukaan Gerai UMKM Sukabumi (Gumeulis) di Jalan Karang Tengah, Km 14, Kecamatan Cibadak, Sabtu (24/09/2022) lalu.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif itu berjalan seiringan. Jadi tidak hanya infrastruktur yang dibangun seperti jalan tol dan lainnya. Kualitas dan kompetensi pelaku UMKM juga harus ditingkatkan agar lebih berdaya saing,” katanya.

Menurut Sandiaga, di Kabupaten Sukabumi ini banyak sekali destinasi wisata alam yang terkenal, di luar wisata Pantai Palabuhan Ratu, Geopark Ciletuh kini sudah menjadi destinasi wisata ilmu pengetahuan kelas dunia karena sudah diakui badan dunia PBB urusan pendidikan, pengetahuan dan kebudayaan UNESCO.

“Pembangunan infrastruktur tol Bogor – Ciawi – Sukabumi (Bocimi) membawa potensi ekonomi baru di wilayah Bogor dan Sukabumi. Tol ini juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas kawasan antara  Jakarta hingga Sukabumi,”ujar Sandiaga.

Sandiaga mengajak semua pihak untuk menggarap potensi besar yang telah didukung infrastruktur tersebut. apalagi, saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan ancaman krisis ekonomi, seperti kenaikan harga bahan pokok, krisis pangan dan energi, sulit mencari pekerjaan sehingga pengangguran meningkat.

“Nah, dengan upaya bersama, melalui sektor parekraf, tahun 2022 kami menargetkan penciptaan 1,1 juta lapangan kerja dan menyongsong target penciptaan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, tidak bisa sendiri-sendiri,” tegas menutupi. ***

 

Sumber : Kemenparekraf

Editor   : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

JPU Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Ahli, Tegaskan Kasus Chromebook Bukan Sekadar Administrasi tapi Pidana

Jakarta, Siber24jam.com – 4 Mei 2026. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan adanya unsur pidana dalam...

Kepala Dinas Arsip Bogor Dorong Transformasi Digital, SIKN–JIKN Buka Akses Arsip Publik Lebih Luas

CIBINONG, Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan terus memperkuat tata kelola...

Rudy Susmanto Kawal Aspirasi Warga Tambang ke Gubernur, Siapkan Jalur Khusus sebagai Solusi

CIBINONG,Siber24jam.com — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan...

KH Sogir AY Dorong Kepengurusan Baru KONI Bogor Tingkatkan Prestasi dan Tata Kelola Profesional

Bogor Siber24jam.com — Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua...