Ingin Bebas Stunting pada Tahun 2023, Pemkot Sukabumi Siapkan Langkah Ini

StuntingProgram penurunan angka stunting saat ini masif dilaksanakan pemerintah secara nasional termasuk di Kota Sukabumi

Sukabumi,Siber24jam.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, menargetkan pada tahun 2023 mendatang bebas atau zero stunting.Sejumlah upaya atau langkah akan dilaksanakan dengan melibatkan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menuntaskan stunting tahun ini mulai dilaksanakan.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Selasa (02/08/2022) lalu mengundang sejumlah SKPD terkait untuk rembuk bersama yang dilaksanakan di Hotel Belcony, Kecamatan Cikole.

“Kota Sukabumi itu angka  memiliki angka prevalensi stunting cukup tinggi, tersebar di Kelurahan Benteng, Nyomplong, Cikondang dan Sukakarya,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Reni Rosyida Muthmainnah, Jum’at (05/08/2022), dikutip dari laman sukabumikota.go.id.

Rembuk di Hotel Belcony, kata Reni, untuk mengevaluasi pelaksanaan penurunan stunting di 2022, sekaligus merumuskan langkah untuk 2023 mendatang. Reni mengatakan, program penurunan angka stunting itu bukanlah tanggungjawab pemerintah semata, tapi harus melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk swasta.

“Pemerintah menyiapkan kebijakan dan regulasi, dan dukungan anggaran. Program penurunan stunting ini akan sukses, jika semua ikut terlibat aktif, apalagi kan penurunan stunting ini program nasional,” ujar Reni.

Reni menegaskan, pemerintah akan melakukan intervensi langsung kepada keluarga yang memiliki anak beresiko terkena stunting, caranya dengan memberikan makanan tambahan bergizi.“Penyebab utama anak mengalami stunting itu karena asupan gizi yang kurang, kenapa ? karena gizi itu penunjang utama bagi pertumbuhan anak,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Achmad Fahmi menjelaskan, stunting itu merupakan program nasional. Kota Sukabumi mendapatkan perhatian serius untuk menuntaskan stunting.

“Tahun 2045, Indonesia menargetkan memasuki generasi emas. Nah, untuk mencapai kesana diawali dari sekarang dengan mempersiapkan generasi sehat dan cerdas, salah satunya dengan membebaskan mereka dari stunting,” tegas Fahmi menutupi. ***

Editor :  Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

MAN 1 Bogor Perkuat Partisipasi Siswa melalui Fordiksimbo

Siber24jam.com, CIBINONG – Forum Diskusi Siswa-Siswi Mansabo (Fordiksimbo) digelar di Aula MAN 1 Bogor Kampus...

Kasus Dugaan Kekerasan di Tamansari Bergulir, Polisi Periksa Manajemen PT PMC

Siber24jam.com, CIBINONG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor terus mendalami laporan dugaan tindak pidana...

Al Qalam Jadi Ruang Silaturahmi dan Penguatan Ilmu Para Jurnalis Bogor

Siber24jam.com, BOGOR – Pengajian rutin para jurnalis yang tergabung dalam Al Qalam kembali digelar di...

Korupsi Makin Mengkhawatirkan, Wilson Lalengke: KPK Harus Dievaluasi Total

Siber24jam.com, JAKARTA, 14 Agustus 2026 — Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Pusat, Wilson...