Update

Usut Kasus Suap, KPK Panggil Staf Hingga Pejabat Teras PUPR

Jakarta, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bogor. Mereka yang dipanggil dan diperiksa Kamis (19/05/2022) terdiri dari staf hingga kepala dinas.

“Staf hingga pejabat Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Pemerintah Kabupaten Bogor diperiksa sebagai saksi atas dugaan pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021 lalu,”kata Juru Bicara KPL Ali Fikri, dalam ketetangan, Kamis (19/05/2022).

 

1. R. Soebiantoro . W – PNS/Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor

2. Heru Haerudin PNS/PPK Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bogor

3. Aldino Putra Perdana PNS Dinas PUPR Kabupaten Bogor

4. Gantara Lenggana PNS Dinas PUPR Kabupaten Bogor

5. Krisman Nugraha PNS/Kabid Bina Marga dinas PUPR Kabupaten Bogor

6. R. Indra Nurcahya PNS Dinas PUPR Kabupaten Bogor

7. Emmy Kurnia PNS BPK Perwakilan Jawa Barat

8. Winda Rizmayani PNS BPK Perwakilan Jawa Barat

9. Dessy Amalia PNS BPK Perwakilan Jawa Barat

10. Agus Khotib Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat.

 

Kasus suap dalam rangka mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun anggaran 2021 lalu dibongkar komisi anti rasuah, Selasa (26/05/2022) di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam operasi tersebut KPK menangkap sejumlah orang ASN Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk Bupati Bogor Ade Yasin, dan pegawai Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

Selain Bupati Bogor Ade Yasin, KPK telah menetapkan Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Maulana Adam, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah, dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik .

Sumber : Komisi Pemberantasan Korupsi

Editor : Edwin Suwandana

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

WordPress Ads