Update

KH Achmad Yaudin Sogir Kecam Framing Negatif Trans7: Pesantren Bukan Sarang Kejahatan, Tapi Benteng Moral Bangsa!

siber24jam.com BOGOR – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, KH Achmad Yaudin Sogir, mengecam keras tayangan reportase Trans7 yang dinilai menggiring opini negatif terhadap lembaga pesantren. Menurutnya, framing yang dilakukan media tersebut tidak hanya menyesatkan publik, tetapi juga merupakan bentuk pelecehan terhadap lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia.

“Ini bukan sekadar salah narasi, tapi sebuah serangan terhadap akal sehat dan sejarah moral bangsa. Pesantren bukan sarang kejahatan, melainkan benteng peradaban dan pusat pembentukan karakter bangsa yang berakhlak,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir di Bogor, Selasa (14/10).

Ia menilai pemberitaan Trans7 yang menggambarkan pesantren dengan citra jahat dan perusak adalah bentuk distorsi sosial dan kebodohan jurnalistik. Menurutnya, pesantren telah terbukti menjadi lembaga yang membina generasi dengan ilmu, adab, dan tanggung jawab kebangsaan.

“Media harus paham fungsi edukatifnya, bukan malah menjadi alat penghancur moral publik. Kalau tidak mengerti nilai-nilai pesantren, belajarlah dulu kepada kiai dan santri, bukan asal menarasikan stigma,” katanya dengan nada keras.

Sogir menambahkan, pesantren memiliki kontribusi historis yang tak ternilai dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Banyak tokoh nasional, pahlawan, serta pemimpin bijak yang lahir dari lingkungan pesantren. Karena itu, setiap upaya untuk mendiskreditkan pesantren sama saja dengan menodai identitas kebangsaan Indonesia.

“Saya mendesak Dewan Pers untuk segera turun tangan dan memanggil pimpinan redaksi Trans7. Ini bukan sekadar kesalahan pemberitaan, tapi pelecehan terhadap lembaga keilmuan Islam dan moralitas bangsa,” tegasnya lagi.

Menurut KH Sogir, media arus utama memiliki tanggung jawab etik untuk menjaga keseimbangan informasi dan tidak memproduksi stigma yang dapat memecah harmoni sosial. “Jika media kehilangan adab, maka masyarakat akan kehilangan arah. Adab adalah pondasi ilmu, dan pesantren adalah penjaga utama pondasi itu,” ujarnya menutup pernyataan.

Berita Lainnya

Update News

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI

Rabat Siber24jam.com – Dinamika politik Kerajaan Maroko memasuki babak baru yang sarat makna. Berdasarkan rilis...

Bupati Rudy Susmanto Dorong KDKMP Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa dan Kelurahan di Kabupaten Bogor

  CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong optimalisasi operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

Wawancara Khusus Siber24jam.com dan Liputan08.com, KPK Ungkap OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

KLATEN, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten,...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Sinergi Pemerintah dan Media di HUT ke-15 Metropolitan

  CISARUA – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menghadiri...