Update

Pengajian Rutin Al Ikhbar PWI Kabupaten Bogor Sakit Datangnya dari Allah Diampuni Dosa Orang Sakit

CIBINONG, Siber24jam.com – Pengajian rutin Al-Ikhbar yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor kembali digelar pada Rabu, 8 Januari 2025. Bertempat di Graha Wartawan Cibinong, acara ini menghadirkan penceramah KH Achmad Yaudin Sogir, ulama terkemuka yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB.

 

Pada pengajian kali ini, tema yang diangkat adalah “Sakit Datangnya dari Allah, Diampuni Dosa Orang Sakit.” Dalam ceramahnya, KH Achmad Yaudin Sogir mengulas bagaimana sakit menjadi bagian dari takdir Allah yang penuh hikmah, sekaligus menjadi sarana penghapusan dosa bagi hamba-Nya yang bersabar.

 

Mengawali ceramah, KH Achmad Yaudin Sogir mengutip hadis Nabi Muhammad SAW:

“Tidaklah seorang Muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kesedihan, kesulitan, penderitaan, hingga duri yang menusuknya, kecuali Allah akan menghapus dosa-dosanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Beliau menjelaskan bahwa sakit bukan hanya sekadar ujian, tetapi juga bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dengan menerima sakit dengan sabar dan ikhlas, dosa-dosa seorang Muslim diampuni, sekaligus menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

 

KH Achmad Yaudin juga mengutip pandangan para ulama tentang hikmah di balik rasa sakit:

1.Imam Al-Ghazali

Menurut Imam Al-Ghazali, sakit adalah momen refleksi diri.

“Ketika seseorang sakit, ia seharusnya bertanya kepada dirinya sendiri, apa yang ingin Allah ajarkan melalui rasa sakit ini. Dengan demikian, sakit menjadi jalan menuju ketaatan dan kedekatan kepada Allah,” jelas KH Achmad.

2.Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

Ibnu Qayyim menyatakan bahwa sakit mendidik hati untuk tawakal dan sabar.

“Allah mencintai hamba-Nya yang bersyukur di kala sehat dan bersabar di kala sakit,” tambah beliau.

3.Syekh Yusuf Al-Qaradhawi

Syekh Yusuf Al-Qaradhawi menyebut sakit sebagai bentuk rahmat Allah.

“Dengan sakit, seseorang mengingat betapa kecilnya dirinya di hadapan Allah, sehingga ia akan lebih berserah diri dan meningkatkan kualitas ibadahnya,” terang KH Achmad mengutip ulama besar ini.

 

Dalam sambutannya, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pengajian ini.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi para wartawan, terutama untuk menambah ilmu agama di tengah kesibukan mereka. Semoga pengajian rutin ini terus berjalan dengan baik,” ujar Dedy.

 

KH Achmad Yaudin Sogir menutup ceramah dengan pesan mendalam kepada para jamaah untuk selalu bersyukur dan bersabar.

“Sakit adalah rahmat yang sering kali kita abaikan. Jangan mengeluh, karena setiap rasa sakit yang kita alami adalah tanda bahwa Allah sedang memandang kita dengan kasih sayang-Nya,” tuturnya.

 

Pengajian rutin ini pun berakhir dengan doa bersama, diikuti oleh para wartawan dan jamaah yang hadir. Mereka berharap acara ini dapat terus menjadi ruang pembelajaran dan pencerahan, baik secara spiritual maupun intelektual.

Berita Lainnya

Update News

Di Balik Kemegahan Masjid Agung Baitul Faizin, Jangan Abaikan Kesucian yang Menentukan Sahnya Ibadah

Tajuk Redaksi Siber24jam.com & Liputan08.com Minggu 5 Juli 2026 Oleh: Zakar Masjid Agung Baitul Faizin...

Terima Kasih Bupati Bogor Rudy Susmanto, Car Free Day Hidupkan Kembali Kejayaan UMKM di Jalan Tegar Beriman

TAJUK REDAKSI Siber24jam.com & Liputan08.com Minggu, 5 Juli 2026 Penulis: Zakar Keputusan Bupati Kabupaten Bogor...

Pengajian Jurnalis Al Qlam, KH Achmad Yaudin Sogir: Kesucian Saat Buang Air Menentukan Sahnya Ibadah

CIBINONG Siber24jam.com – Pengajian rutin para jurnalis yang tergabung dalam Al Qlam kembali digelar di...

Kejagung Sita Lamborghini, Fortuner, Camry, Emas 8 Kg, Puluhan Dump Truck dan Excavator Milik Tersangka Aseng

Siber24jam.com,  JAKARTA – Tim Penyidik Kejaksaan Agung menyita sejumlah aset milik tersangka SDT alias Aseng...