CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 07 JKS...
Siber24jam.com – Pada Minggu, 6 Oktober 2024, KH Achmad Yaudin Sogir memberikan tausiah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Kecamatan Sukaraja dan Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah yang antusias memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam tausiah tersebut, KH Achmad Yaudin Sogir menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial belaka, tetapi harus menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah dengan menjalankan sunnah-sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari.
KH Achmad Yaudin Sogir mengingatkan fenomena yang sering terjadi saat perayaan Maulid Nabi, di mana banyak umat bersemangat mengikuti rangkaian acara dari pagi hingga siang hari. Namun, ketika waktu Zuhur tiba, hanya sebagian kecil dari jamaah yang tetap berada di masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah. “Ini adalah pertanyaan bagi kita semua, di mana kecintaan kita kepada Rasulullah jika kita meninggalkan salah satu amalan terpenting yang beliau ajarkan, yaitu shalat berjamaah?” ujar beliau dengan nada penuh keprihatinan.

Shalat berjamaah, menurut KH Achmad Yaudin Sogir, merupakan sunnah Rasulullah yang memiliki keutamaan luar biasa. Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah SAW bersabda: “Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan 27 derajat keutamaan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hal ini menunjukkan bahwa shalat berjamaah memiliki ganjaran yang jauh lebih besar dibandingkan shalat secara individu, karena shalat berjamaah juga mengandung hikmah dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan dalam beribadah.
Selain itu, KH Achmad Yaudin Sogir menyoroti pentingnya menghidupkan sunnah-sunnah lain dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga silaturahmi, berakhlak mulia, berdakwah dengan hikmah, dan bersedekah. Sunnah-sunnah ini, menurut beliau, merupakan warisan berharga dari Rasulullah yang harus terus diamalkan oleh setiap muslim. “Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnahku yang telah dilupakan oleh manusia, maka baginya pahala yang setara dengan pahala seratus orang syuhada.” (HR. Al-Hakim).
KH Achmad Yaudin Sogir juga mengingatkan bahwa akhlak mulia merupakan inti dari risalah Rasulullah SAW, sebagaimana dalam sabdanya: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Ahmad). Beliau mengajak jamaah untuk menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama dalam membangun hubungan sosial yang baik, penuh kasih sayang, dan berlandaskan ajaran Islam. “Jika kita benar-benar mencintai Rasulullah, kita harus mengikuti jejak beliau dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam ibadah kepada Allah maupun dalam bermuamalah dengan sesama manusia,” tuturnya.
Di akhir tausiahnya, KH Achmad Yaudin Sogir menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi seharusnya menjadi momentum bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan ketakwaan dengan cara menghidupkan sunnah-sunnah Nabi. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk tidak hanya menjadikan peringatan Maulid sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai motivasi untuk mempraktikkan ajaran-ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. “Barangsiapa mencintai Rasulullah, maka cintailah sunnahnya dan laksanakan dalam kehidupan kita. Inilah cara sejati untuk menunjukkan cinta kepada beliau,” pungkasnya.
Acara peringatan Maulid Nabi di Kecamatan Sukaraja ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Achmad Yaudin Sogir. Jamaah pun berkomitmen untuk lebih giat mengamalkan ajaran-ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya pada momen-momen perayaan, tetapi juga dalam setiap aktivitas kehidupan.











