CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 07 JKS...
Bogor, Siber24jam.com – 23 Agustus 2024. Dalam khutbah Jumat yang disampaikan di Masjid Syarikatul Anwar, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir menekankan pentingnya menjadi hamba yang selalu mengingat Allah dan pandai bersyukur. Beliau mengutip doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW:
“اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ”
(Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik), yang artinya, “Ya Allah, bantulah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”

Dalam khutbahnya, KH Achmad Yaudin Sogir menjelaskan bahwa dzikir dan syukur adalah dua pilar utama yang harus dijaga oleh setiap Muslim dalam kehidupan sehari-hari. Dengan selalu mengingat Allah, hati akan menjadi tenang, sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran:
“الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ”
“Alladziina aamanuu watathma-innu quluubuhum bidzikrillaah, alaa bidzikrillaahi tathma-innul quluub,” yang artinya, “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28).
Beliau juga mengingatkan jamaah tentang pentingnya bersyukur dalam segala keadaan. Syukur tidak hanya diucapkan dengan lisan, tetapi juga harus diwujudkan dengan amal perbuatan. Allah berfirman dalam Al-Quran:
“لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ”
“La-in syakartum la-aziidannakum,” yang artinya, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7).
Dalam khutbah tersebut, KH Achmad Yaudin Sogir menekankan bahwa dzikir dan syukur adalah landasan penting dalam membangun hubungan yang kuat dengan Allah. Dzikir tidak hanya memberikan ketenangan hati, tetapi juga memperkuat iman dan kepercayaan kepada-Nya. Sementara itu, syukur menjadi sarana untuk mengakui nikmat-nikmat Allah dan sebagai cara untuk mendapatkan tambahan karunia-Nya.
Di akhir khutbah, KH Achmad Yaudin Sogir mengajak jamaah untuk senantiasa memohon pertolongan Allah agar bisa menjadi hamba yang selalu mengingat-Nya, pandai bersyukur, dan mampu beribadah dengan sebaik-baiknya. Doa yang diucapkannya pun menjadi penutup dari khutbah tersebut:
“اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ”
Khutbah tersebut disambut dengan penuh khidmat oleh jamaah yang hadir, terlihat mereka merenung dan berdoa agar dapat mengamalkan apa yang telah disampaikan oleh KH Achmad Yaudin Sogir dalam kehidupan sehari-hari.











