Bogor, Siber24jam.com – Menanggapi sejumlah pemberitaan daring terkait pengelolaan zakat pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ),...
Jakarta, Siber24jam.com – 12 Agustus 2024. Prof. Dr. Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen), menjadi keynote speaker dalam acara Kick Off Penerangan Hukum yang diselenggarakan di Auditorium PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hari ini. Dalam pidatonya, Prof. Dr. Manthovani menekankan pentingnya penerapan prinsip Good Corporate Governance untuk mencegah tindak pidana korupsi di sektor infrastruktur.
“Pembangunan infrastruktur yang masif, didukung alokasi besar dari APBN, sering kali masih terjebak dalam masalah tindak pidana korupsi,” ujar Prof. Dr. Manthovani. Ia mencatat beberapa kasus korupsi besar yang melibatkan proyek infrastruktur seperti pembangunan BTS 4G, Jalan Tol-Layang Cikampek II MBZ, dan Jalur Kereta Api Besitang-Langsa.
Prof. Dr. Manthovani menjelaskan bahwa korupsi sering kali melibatkan modus operandi yang terencana dan sistematis, termasuk pengkondisian tender, mark up biaya, dan penyalahgunaan kewenangan. “Lebih dari 60% kasus korupsi di sektor ini terkait dengan suap-menyuap,” tambahnya.

Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan pencegahan, Prof. Dr. Manthovani berharap acara ini dapat memotivasi pejabat PT PLN untuk menghindari masalah hukum dan mendukung prinsip-prinsip anti korupsi. Ia juga menekankan pentingnya internalisasi peraturan seperti PERMENEG BUMN Nomor 19 Tahun 2012 dan ISO 37001.
Acara ini diisi juga dengan materi dari Kepala Pemulihan Aset Dr. Emilwan Ridwan dan Kepala Bidang Penerangan dan Penyuluhan Hukum Dr. Ismaya Hera Wardanie, dan akan dilaksanakan secara roadshow di enam kota besar di Indonesia.













