Update

Tausiah PWI Kabupaten Bogor: Menjalin Silaturahmi dan Ancaman Memutus Silaturahmi

Bogor, Siber24jam.com – Pada Senin, 5 Agustus 2024, pengajian Al IKHBAR , PWI Kabupaten Bogor mengadakan siaran pengajian dengan tema “Pentingnya Menjalin Silaturahmi dan Ancaman Memutus Silaturahmi,” yang disampaikan oleh KH Achmad Yaudin Sogir. Dalam pengajiannya, KH Achmad Yaudin Sogir menekankan betapa pentingnya menjalin silaturahmi dalam ajaran Islam. Beliau menjelaskan bahwa silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan antar sesama, tetapi juga mendatangkan berkah dan memperpanjang umur sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadis.

KH Achmad Yaudin Sogir mengutip beberapa hadis Nabi Muhammad SAW mengenai keutamaan silaturahmi:

1.Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2.Dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW bersabda, “Bukanlah orang yang menyambung silaturahmi itu orang yang membalas kunjungan, tetapi orang yang menyambung silaturahmi adalah orang yang ketika terputus darinya, ia tetap menyambungnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3.Hadis lain juga menyebutkan, “Silaturahmi itu bukanlah sekedar kunjungan, tetapi menghubungkan hubungan yang terputus.” (HR. Ahmad)

 

KH Achmad Yaudin Sogir juga merujuk pada ayat Al-Qur’an dalam Surah An-Nisa’ (4:36):

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat, tetangga yang jauh, teman sejawat, musafir yang terputus, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.”

 

KH Achmad Yaudin Sogir juga mengacu pada pandangan ulama besar terkait silaturahmi:

 

Imam An-Nawawi dalam kitab “Riyadus Shalihin” menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan keluarga dan tetangga sebagai bagian dari ajaran Islam yang mendatangkan kebaikan dunia dan akhirat. Beliau menggarisbawahi bahwa silaturahmi adalah amalan yang mendatangkan rahmat Allah.

 

Al-Banteni menyatakan bahwa memutuskan silaturahmi adalah tindakan yang sangat dilarang dalam Islam dan merupakan salah satu dosa besar. Ia menambahkan bahwa silaturahmi harus dilakukan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan untuk mendapatkan ridha Allah SWT.

 

Imam Al-Ghazali dalam kitab “Ihya’ Ulum al-Din” juga mengingatkan bahwa silaturahmi dapat membersihkan hati dari kebencian dan iri hati, serta mendekatkan diri kepada Allah.

 

Acara ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar seluruh jamaah dapat menerapkan ajaran silaturahmi dalam kehidupan sehari-hari, serta menjauhi segala bentuk tindakan yang dapat memutuskan hubungan baik antar sesama.

Berita Lainnya

Update News

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Jakarta, Siber24jam.com – Di tengah masifnya digitalisasi bisnis, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Pemalang, Siber24jam.com – Praktik lancung “dagang perkara” kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Kabupaten Pemalang....

Sahara Maroko: Jerman Tegaskan Dukungan atas Inisiatif Otonomi dan Siap Perkuat Kerja Sama Diplomatik-Ekonomi

Rabat, Siber24jam.com – Pemerintah Federasi Jerman secara resmi menegaskan kembali dukungannya terhadap inisiatif otonomi di...

Kemenag Kabupaten Bogor Tegaskan Pengelolaan Zakat UPZ Sesuai Aturan Syariat

Bogor, Siber24jam.com – Menanggapi sejumlah pemberitaan daring terkait pengelolaan zakat pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ),...