CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus memperkuat tata kelola perizinan sebagai langkah strategis...
Siber24jam.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, menyampaikan materi mengenai Kebijakan dan Strategi BNN dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada mahasiswa Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri. Acara ini berlangsung di Aula Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (11/7).
Dalam presentasinya, Kepala BNN RI memaparkan kondisi dan situasi terkini mengenai permasalahan narkotika di Indonesia serta berbagai upaya yang sedang dilakukan dalam penanggulangannya. Diskusi yang berlangsung melibatkan 98 mahasiswa Sespimti Polri, membahas aspek hukum, pemberantasan, dan rehabilitasi narkotika.
Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius terkait peredaran gelap narkotika, dengan negara ini menjadi pasar bagi jaringan sindikat internasional. Marthinus Hukom juga memberikan pandangan menyeluruh mengenai perkembangan kebijakan serta masalah moral terkait narkotika.

Data yang disampaikan menunjukkan bahwa terdapat 899 kawasan rawan peredaran narkotika di Indonesia, termasuk 144 kawasan yang sangat sulit dijangkau oleh aparat penegak hukum dalam upaya P4GN.
“Kita tidak boleh hanya memandang masalah narkotika dari perspektif hukum semata, tetapi juga dari sudut pandang masyarakat,” ujar Kepala BNN RI.
Marthinus Hukom berharap agar mahasiswa Sespimti Polri dapat menjadi pemimpin masa depan yang mampu berpikir kritis dan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan situasi.
Editor: Zakar
Berita Lainnya
Tags: Penguatan Strategi P4GN Indonesia: Diskusi dengan Mahasiswa Sespimti Polri











