Update

Kelola Sampah Rumah Tangga, Mahasiswa UI Ajak Warga Desa Sukajaya Buat Kompos

kelola sampah rumah Dua petugas Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bogor, mengambil bungkusan sampah yang dibuang di atas jembatan di wilayah Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong. Sampah rumah tangga menjadi masalah yang perlu ditangani serius. Di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, warga setempat sudah tak lagi membuang sampah rumah tangganya, namun diolah menjadi pupuk kompos

Bogor,Siber24jam.comKelola sampah rumah tangga menjadi kompos menjadi kegiatan positif warga RT 05/04, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Aktivitas warga mengolah sampah jadi kompos ini berkolaborasi dengan  mahasiswa Universitas Indonesia (UI).

Pengelolaan sampah untuk diubah menjadi kompos di RT 05/04, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor  yang dilaksanakan sejak tahun 2022, lingkungan desa lebih bersih, bahkan bisa dikatakan terbebas dari sampah rumah tangga.

Melalui Inovasi Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Pembuatan Kompos atau Komposer, berdasarkan studi yang dilakukan oleh lembaga riset lingkungan setempat menunjukkan adanya perubahan paradigma dalam pola pikir masyarakat di RT 05/RW 04 Desa Sukajaya terkait pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga.

Pada tahun 2022, lebih dari 90 persen penduduk di wilayah tersebut memiliki pengetahuan yang memadai tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang baik. Hal ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Selain tingkat pengetahuan yang meningkat, sikap dan perilaku masyarakat juga berubah secara positif. Warga Desa Sukajaya kini secara aktif terlibat dalam kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga seperti pemilahan, daur ulang, dan penggunaan kembali barang-barang yang masih bisa digunakan. Sebanyak 80 persen warga di RT 05/RW 04 melaporkan telah mengadopsi praktik pengelolaan sampah yang lebih baik pada tahun 2022.

Salah satu faktor yang berkontribusi pada perubahan ini adalah kesadaran yang semakin meningkat mengenai dampak negatif dari pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem. Pemerintah desa dan kelompok masyarakat setempat secara aktif melakukan kampanye penyuluhan dan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Kepala Desa Sukajaya, Ahmad, mengungkapkan kebanggaannya atas perubahan yang terjadi di RT 05/RW 04. “Kami sangat senang melihat masyarakat kami semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Ini adalah langkah kecil menuju lingkungan yang bersih dan sehat bagi kita dan generasi mendatang,” ujar Ahmad.

Tak hanya itu, kata Ahmad, adanya sistem pengumpulan dan pengolahan sampah yang efektif juga telah diperkenalkan di Desa Sukajaya. Pemerintah desa bekerja sama dengan perusahaan daur ulang lokal untuk membangun fasilitas pengolahan sampah modern yang mampu memproses limbah dengan cara yang ramah lingkungan. “Ini memberikan motivasi bagi masyarakat untuk lebih aktif dalam mengelola sampah rumah tangga mereka,” tutup Ahmad.

Sumber : Bappedalitbang

Editor   : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , , ,

Update News

Diskominfo Bogor Dorong Audit TIK untuk Perkuat Keamanan dan Integrasi Layanan Publik

CIBINONG, Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai memperkuat...

KPK Bongkar Modus Penipuan: Oknum Klaim Bisa Atur Kasus Bea Cukai

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik penyesatan informasi oleh pihak-pihak yang...

Bupati Bogor Kukuhkan KONI 2026–2030, Titip Harapan Besar Prestasi Nyata

Cibinong, Siber24jam.com — Kepengurusan KONI Kabupaten Bogor periode 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Bupati Bogor, Rudy...

JPU Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Ahli, Tegaskan Kasus Chromebook Bukan Sekadar Administrasi tapi Pidana

Jakarta, Siber24jam.com – 4 Mei 2026. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan adanya unsur pidana dalam...