Update

Hasil Lelang Jabatan, Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik

hasil lelang jabatanPejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) dilingkup Pemerintah Kota Sukabumi, hasil lelang jabatan atau open bidding diambil sumpahnya sebagai pejabat eselon II baru (foto dok sukabumikota.go.id)

Sukabumi,Siber24jam.com – Hasil lelang jabatan atau open bidding, sebanyak tujuh pejabat tinggi pratama di lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Sukabumi, Kamis (12/01/2023) dilantik. Pengambilan sumpah dilaksanakan di Gedung Juang 45, Kecamatan Cikole.

Selain tujuh pejabat tinggi pratama, Wali Kota Achmad Fahmi, juga melantik dan mengambil sumpah   Direktur UOBK RSUD R Syamsudin SH, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Adapun tujuh  pejabat yang d lantik diantaranya, HR. Imran Wardhani, sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Agus Wawan Gunawan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan, Ayi Jamiat, Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, serta Andri Firmansyah, Asisten Pemerintahan dan Kesajahteraan Rakyat Sekretariat Daerah,

Selanjutnya, Endah Aruni, Staf Ahli bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Sony Hermanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, dan Adrian Hariadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan.

Achmad Fahmi meminta, pejabat yang dilantik dapat menjadi aparatur yang adaptif, responsip, santun, inovatif, kreatif, dan menjadi perekat atau pemersatu.  “Promosi, rotasi dan mutasi adalah sesuatu yang lumrah dalam perjalanan organisasi. Makanya, saya berharap agar aparatur amanah berkinerja lebih baik dan berkomitmen melayani masyarakat,”kata Fahmi, dikutip dari laman sukabumikota.go.id, Minggu (15/01/2023).

Fahmi menitipkan, harapan kepada para pejabat yang dilantik, pertama, jadilah aparatur yang responsive, terutama menjalankan reformasi birokrasi dan mendorong SDM tangguh berkarakter dengan nilai-nilai kesantunan.

“Kedua, harus adaptif dan memberikan pelayanan yang simpel dan tidak mempersulit pelayanan kepada warga. Aparatur juga harus inovatif dan kreatif. Ketiga, aparatur solutif menghadapi tantangan global yang sangat luar biasa, bukan hanya pelayanan publik atau birokrasi, pendidikan dan perekonomian, aparatur juga sebagai perekat dan pemersatu antara satu dengan lainnya. Seorang aparatur juga dituntut memiliki sikap problem solver buka sebagai trouble maker,”tutupnya. ***

 

Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Update News

Sastra Winara Sebut Bantuan Kurban Presiden Prabowo Bukti Kepedulian Nyata untuk Warga Bogor

BABAKANMADANG Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengapresiasi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto...

Rudy Susmanto: Kepedulian Presiden Prabowo untuk Kabupaten Bogor Terlihat Lewat Bantuan Sapi Kurban 1,2 Ton

BABAKANMADANG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden...

Pemkab Bogor Dorong Penguatan Budaya Kerja ASN yang Inovatif dan Berdampak

CIBINONG Siber24jam.com – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, melalui Badan Kepegawaian...

Polsek Muara Kuang Ogan Ilir Monitoring Harga dan Stok BAPOKTING Jelang IDUL ADHA 2026

OGAN ILIR  Siber24jam.com — Liputan08.com Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026, Polsek...