Update

Komisi Akreditasi Sambangi RSUD Sagaranten, Wabup Iyos Yakin Dapat Nilai Baik

rumah sakit umumWakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri (foto dok sukabumikab.go.id)

Sukabumi, Siber24jam.com- Komisi Akreditasi sambangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sagaranten. Kedatangan komisi itu untuk menilai laik dan tidaknya rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi itu naik kelas atau tipe.

Kedatangan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Senin (09/01/2023) itu disambut Wakil Bupati Iyos Somantri, secara virtual dari Pendopo Bupati, di Palabuhan Ratu. Anggota komisi berada di Sagarenten selama tiga hari dan akan berakhir Rabu besok.

“Akreditasi merupakan aspek legalitas bagi penyelenggaraan operasional rumah sakit. Sehingga, dirinya bersemangat untuk segera memegang akreditasi bagi RSUD Sagaranten. Kita optimis bisa meraih akreditasi yang terbaik,” kata Iyos, dikutip dari laman sukabumikab.go.id, Selasa (10/01/2023).

Iyos berkeinginan, tim surveyor bisa memberikan rekomendasi serta saran positif untuk RSUD Sagaranten selama proses akreditasi. Sehingga, rumah sakit yang berada di tenggara Kabupaten Sukabumi bisa terus berkembang. “Untuk mengembangkan Rumah Sakit Sagaranten, kami meminta rekomendasi serta saran positif dari KARS,”ujarnya.

Apalagi, kata Iyos,  keberadaan rumah sakit ini sangat membantu masyarakat di wilayah tenggara Kabupaten Sukabumi. Termasuk beberapa daerah Kabupaten Cianjur. “Rumah Sakit Sagaranten ini tidak hanya melayani masyarakat Sukabumi saja, tetapi sebagian warga Cianjur pun terlayani,” ungkapnya.

Iyos pun berterima kasih kepada jajaran RSUD Sagaranten. Sebab, berjibaku untuk mengembangkan rumah sakit milik Pemkab Sukabumi ini. “Saya bangga dan berterima kasih kepada jajaran di RSUD Sagaranten yang terus berkarya dan berbakti untik pengembangan rumah sakit,” bebernya.

Iyos menegaskan, Pemkab Sukabumi akan terus mendukung kebutuhan rumah sakit yang ada. Hal itu demi pelayanan terhadap masyarakat yang lebih meningkat. “Kita akan support kebutuhan rumah sakit. Semua demi masyarakat agar terlayani sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ketua Tim Survei Akreditasi RSUD Sagaranten dr. Islami Rusdianawati mengatakan, proses akreditasi jangan dijadikan beban. Namun, harus dijadikan pemandu dalam menata semua komponen layanan rumah sakit. “Akreditasi ini akan membantu menjaga mutu pelayanan di rumah sakit. Termasuk menjaga keselamatan semuanya, seperti pasien, staf, hingga manajemen rumah sakit,” jelasnya.

Maka dari itu, Islami mengimbau, jajaran direksi, dokter, perawatan dan seluruh pegawai RSUD Sagaranten, tidak tegang selama pelaksanaan akreditasi tersebut. “Ikuti proses akreditasi ini dengan penuh kesenangan dan kegembiraan,” pungkasnya. ***

 

Editor : Mochamad Yusuf

 

 

Berita Lainnya

Update News

INASSOC Jabar Resmi Dilantik, Oteu Herdiansyah Siapkan Pembenahan Organisasi dan Pembinaan Airsoft di 27 Kabupaten/Kota

SUMEDANG Siber24jam.comb– Pengurus Daerah Indonesian Airsoft Association (INASSOC) Jawa Barat periode 2026–2030 resmi dilantik dalam...

Pelindo Mengajar, Yogi Firdaus Kembali ke SMAN 1 Pandeglang, 125 Siswa Dapat Inspirasi Karier dan Dunia Kepelabuhanan

Siber24jam.com, PANDEGLANG –  Pendidikan tidak sekadar menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan akademis, tetapi juga fondasi...

Nama Bahlil Terseret Isu Penyadapan Presiden, Ketum Golkar: Jangan Uji Nyali Kami!

Jakarta Siber24jam.com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara tegas membantah tuduhan yang mengaitkan...

Dr. Fri Hartono Bongkar Arah Baru Penegakan Hukum Pidana, 400 Jaksa Jabar hingga Banten Digembleng

Siber24jam.com, BANDUNG– Penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)...