Update

Gandeng Swasta Bangun Infrastruktur Jaringan Air Bersih, Ini Target dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan

Bogor, Siber24jam.com- Target yang dibebankan Pemerintah Kabupaten Bogor kepada Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan, agar cakupan layanan air bersih bisa menjangkau semua wilayah membuat para petinggi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air bersih itu memutar otak, Pasalnya, untuk menjangkau cakupan layanan dibutuhkan pembangunan jaringan baru yang memakan biaya cukup besar,
“Biaya untuk membangun infrastruktur kan cukup besar, kita tidak bisa mengandalkan anggaran dari perusahaan atau dari pemerintah daerah sebagai pemilik saham perusahaan , makanya perlu ada peran pihak swasta untuk bekerja sama, selain membangun infrastruktur berupa jaringan pipa, instalasi pengelohan air pun harus dibangun, agar ketika jaringan baru terbangun tidak kekurang pasokan,”kata Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (01/11/2022),
Somad mengatakan, kerja sama perusahaan daerah atau BUMD dengan swasta di sektor bisnis pengadaan air bersih dasar hukumnya diatur di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 122 tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum, “PP tersebut membuka ruang bagi semua perusahaan milik daerah untuk menjalin atau menggandeng swasta ikut berinvestasi di sektor usaha atau bisnis air bersih,”jelasnya,
Sebagai informasi, perusahaan yang kini dipimpin Yuliansyah Anwar, pada tahun 2022 ini merencanakan membangun instalasi pengolahan air bersih di wilayah Kecamatan Ciawi, Air baku yang dijadikan bahan air bersih bersumber dari aliran Sungai Sukabirus, di Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung,
“Instalasi pengolahan air bersih untuk wilayah layanan Ciawi itu, kita bangun untuk memperkuat pasokan air bersih kepada pelanggan di wilayah selatan Kabupaten Bogor, meliputi Ciawi, Megamendung dan Caringin, Alhamdulillah, untuk pembangunan sudah ada pihak swasta yang mau, yakni PT Sauh Bahtera Ciawi Sukses,”ujar Abdul Somad,
Instalasi yang airnya bersumber dari aliran Sungai Sukabirus itu, kata Somad, kapasitas air yang bisa disedot dan diolah menjadi air bersih untuk disalurkan kepada pelanggan mencapai 150 liter/detik,
“Kerja sama dengan PT Sauh Bahtera Ciawi Sukses itu sistemnya bisnis to bisnis (B to B), PT Sauh nantinya akan membangun infrastuktur pipanisasi dengan skema Build, Operate, Transfer (BOT), pelaksanaan pekerjaan proyek diawasi konsultan independen,”kata Somad,
Instalasi pengolahan air di Sukaresmi, Kecamatan Megamendung itu, sebut Somad, ditargetkan beroperasi tahun 2023 mendatang, “Kita berharap dengan beroperasinya Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Ciawi, wilayah yang terlayani air bersih meningkat dari 28, 1 persen atau baru mencakup 26 kecamatan dari 40,”kata Somad menutupi. ***

Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

Wabup Bogor Jaro Ade Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Tegaskan Penanganan Darurat Dipercepat

RUMPIN, Siber24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di...

Rudy Susmanto Dukung PSEL Bogor Raya, Solusi Sampah Jadi Energi Listrik

BOGOR, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor dan Danantara Indonesia resmi memfinalisasi...

Sambut Resolusi 2797, Gabon Tegaskan Dukungan atas Marokkanitas Sahara

Rabat Siber24jam.com – Republik Gabon kembali menegaskan dukungannya terhadap Marokkanitas Sahara, sekaligus menyambut baik adopsi...

São Tomé dan Príncipe Tegaskan Dukungan atas Marokkanitas Sahara

Rabat Siber24jam.com – Republik São Tomé dan Príncipe kembali menegaskan posisi tegasnya dalam mendukung Marokkanitas...