Update

Agar Miliki Posisi Tawar Tinggi, Nelayan Cisolok dan Ciemas Diberi Tambahan Ilmu

Bimbingan Teknis bagi NelayanKepala Dinas Perikanan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, memberikan pembekalan kepada nelayan dari Kecamatan Cisolok dan Ciemas, dalam acara bimbingan teknis (Bimtek). (Foto sukabumikab.go.id)

Sukabumi,Siber24jam.com– Nelayan-nelayan tradisional di Kecamatan Cisolok, dan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, yang biasa melaut mencari ikan di Laut Selatan Jawa, diberi tambahan ilmu pengetahuan soal pelayaran datar dan keselamatan di kapal melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang diadakan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi.

Bimtek dengan menghadirikan sejumlah narasumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memiliki kompetensi di bidang pelayaran, bertempat di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cisolok dan Ciwaru, Kecamatan Ciemas.

“Nelayan yang mengikuti Bimtek ini langsung kita beri Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk para nelayan yang tinggal di kawasan Kampung Nelayan Maju (Kalaju),”kata Kepala Dinas Perikanan Nunung Nurhayati, dikutip dari laman sukabumi.go.id Rabu (24/08/2022).

Menurut Nunung, selain soal pengetahuan para  nelayan bertambah, Bimtek ini juga untuk mensosialisasikan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) soal penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur.

“Nelayan yang telah mengantongi SKN pastinya akan memiliki daya tawar tinggi, ketika jasa ada yang memerlukan, kenapa ? karena ketika nelayan memiliki SKN kemampuannya berlayar tidak diragukan lagi,” ujar Nunung.

Nunung mengungkapkan, nelayan-nelayan yang ada di Kabupaten Sukabumi ini, mereka berlayar dengan menggunakan naluri dan pengalaman. “Nah, melalui Bimtek kemarin itu, naluri dan pengalaman mereka kita tambah dengan ilmu seputar dunia pelayaran, semisal cara menggunakan dan membaca peta laut serta kompas, ditambah materi keselamatan di kapal baik ketika berangkat maupun mendarat di pelabuhan,”jelasnya.

Selain itu, kata Nunung, nelayan yang ikut Bimtek dilatih bagaimana cara menghadapi kapal dari arah yang berlawanan, mengenalkan mereka dengan rambu-rambu di kapal, segitiga api, alat-alat keselamatan dan potensi-potensi kecelakaan pada saat melaut.“Pokoknya lengkap lah. Ini cara KKP dan kami membantu para nelayan meningkatkan tarap hidupnya,” tutupnya. ***

 

Editor :  Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , ,

Update News

Sidang Perdana Gugatan PMH Aset Tanah Cisarua Digelar, PPWI Desak Para Tergugat Hadir di Persidangan

CIBINONG, Siber24jam.com – Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kabupaten Bogor, menggelar sidang perdana perkara perdata gugatan...

Sengketa Aset Tanah Cisarua Masuk PN Cibinong, PPWI: Jangan Hindari Proses Hukum

CIBINONG Siber24jam.com – Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kabupaten Bogor, menggelar sidang perdana perkara perdata gugatan...

Kredit KPR Diduga Dimanipulasi, Kerugian Negara Rp237 Miliar, Kasus Karawang Bikin Masyarakat Geram  

KARAWANG, Siber24jam.com – Kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada...

Bahaya! Pasien Usai Kateterisasi Jantung Abaikan Pola Hidup, Risiko Serangan Jantung Mengintai

CIBINONG, Siber24jam.com – Jumat, 4 September 2026. Kondisi Bupati Bogor Rudy Susmanto dilaporkan stabil setelah...