Update

5.000 Anggota Pramuka Penggalang, Ramaikan Jambore Cabang Kabupaten Bogor

Bogor, Siber24jam.com – Sebanyak 5.000 anggota Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Bogor ikuti Jambore Cabang di lima wilayah Kabupaten Bogor.

Setelah kemarin Jambore Cabang wilayah V resmi dibuka, hari ini, Jumat (24/6) jambore cabang di empat wilayah lainnya dibuka secara serentak.

Adapun, sebanyak 5.000 anggota Pramuka Penggalang yang berasal dari Kwartir Ranting se-Kabupaten Bogor ikut meramaikan Jambore Cabang di wilayah 1 yang pelaksanaannya di Cigudeg, wilayah 2 di Ciampea, wilayah 3 di Tanjungsari, wilayah 4 di Sukaraja, dan wilayah 5 di Cisarua.

Membuka Jambore Cabang wilayah 3 di Tanjungsari, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengucapkan selamat kepada Kwarcab, Kwarran, dan seluruh kakak dan adik-adik Pramuka yang mengikuti Jambore di wilayah 3 dan wilayah lainnya.

Menurutnya, pada kegiatan jambore ini adik-adik Pramuka bisa menambah ilmu dan pengetahuan, bersilaturahmi menambah rekan. Namun tetap jaga fisik dan protokol kesehatan, meski kita berada di PPKM Level 1, karena tetap harus waspada karena Covid-19 masih ada.

“Tetap jaga protokol kesehatan, para pembina harus awasi kegiatan ini dan melakukan pola disiplin kepada adik-adik kita agar mereka pulang dengan sehat dan ceria. Seluruh anggota Pramuka harus turut aktif di garda terdepan dalam mengembangkan pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat,” pesan Burhanudin.

Burhanudin juga mengungkapkan, pertumbuhan dan perputaran ekonomi di wilayah timur akan semakin cepat, karena akan dibangun infrastruktur jalan tol di beberapa ruas yang melewati kecamatan-kecamatan yang ada di wilayah timur Kabupaten Bogor. Ditambah lagi, saat ini Pemkab Bogor tengah membuka jalur Poros Tengah Timur atau Puncak 2.

“Selanjutnya nanti ada dua waduk yakni Waduk Cibeet dan Cijurey. Keberadaanya akan mengembangkan potensi di wilayah timur terutama untuk kebutuhan air bersih, wisata dan untuk kegiatan pertanian,” ungkap Burhanudin.

Menurutnya, generasi muda inilah yang akan menikmati, dengan catatan harus punya ilmu, agar tidak tersisih. Mumpung masih dalam masa menimba ilmu, persiapkan diri dengan baik, jangan sampai penduduk setempat justru tersisihkan.

“Persiapkan diri untuk menyongsong masa yang akan datang, masa depan milik kalian bukan milik kami. Belajar dan belajarlah supaya menjadi anak-anak yang berguna bagi bangsa negara dan agama,” tutupnya.

Penulis: Ali Wardana
Editor: Zarkasi

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

WordPress Ads