Indonesia CARE Gandeng Komunitas Berikan Layanan Medis dan Psikososial Gratis Pasca Banjir Bandang Sukabumi

Bogor, Siber24jam.com – Bencana banjir bandang yang melanda Sukabumi baru-baru ini menimbulkan kerusakan besar, membuat banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Pemerintah menetapkan status tanggap darurat hingga dua pekan sejak kejadian, dan ratusan relawan dari berbagai lembaga kemanusiaan turut mendukung BNPB, Basarnas, dan BPBD Sukabumi dalam upaya pertolongan.

 

Sebagai bagian dari respons kemanusiaan, Indonesia CARE mengirimkan empat dokter, satu unit ambulans darurat, serta puluhan relawan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis dan pendampingan psikososial bagi para penyintas.

Indonesia CARE juga menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas, termasuk Syarikat Islam Tanggap Bencana (SIGAP) Pasundan, Yayasan Turun Tangan, Radio Rasil, Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan, Forum Relawan Sukabumi, dan Aviation Volunteer Indonesia (AVI), untuk memperluas jangkauan bantuan.

 

Kolaborasi Kemanusiaan di Lokasi Bencana

Direktur Jaringan Relawan Indonesia CARE, Mohammad Syahri, yang akrab disapa Choy, menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung oleh donatur individu, komunitas, dan sektor industri. “Kami menggelar layanan pengobatan gratis dan pendampingan psikososial. Antusiasme para penyintas sangat tinggi,” ujarnya di lokasi bencana di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

 

Ketua SIGAP Pasundan, Dedy, turut mengapresiasi inisiatif Indonesia CARE dalam kolaborasi ini. “Kolaborasi kemanusiaan ini akan saling menguatkan di lapangan. Kami mengerahkan kekuatan relawan secara maksimal di lokasi terdampak,” katanya.

 

Pelayanan Medis untuk Ratusan Penyintas

Ketua Medis Respon Indonesia CARE, dr. Risyad Hasyim, melaporkan bahwa ratusan penyintas telah menerima pelayanan kesehatan gratis setiap harinya. “Hingga pukul 21.00 malam, masih ada yang datang berobat. Keluhan mereka bervariasi, mulai dari luka robek, sesak napas, hingga gatal-gatal,” ungkapnya.

 

Tim relawan Indonesia CARE sudah berada di lokasi sejak dua hari setelah bencana, yaitu pada Jumat (6/12). Direktur Eksekutif Indonesia CARE, Lukman Azis, mengungkapkan bahwa selain memberikan layanan medis, mereka juga berupaya membuka jalur yang terisolasi akibat longsor dan runtuhnya infrastruktur.

 

Ajakan untuk Berkontribusi

Lukman juga menyoroti kebutuhan mendesak lainnya, seperti obat-obatan, makanan siap saji, bahan pokok, pakaian, selimut, air bersih, dan perlengkapan bayi. Ia mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini.

 

“Bagi yang ingin membantu, bisa menghubungi kami melalui WhatsApp di 0878-60000-898 atau melakukan transfer ke rekening BSI Indonesia CARE 7000 555 292 atas nama Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif dan Empati,” tutup Lukman.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Al Qalam Jadi Ruang Silaturahmi dan Penguatan Ilmu Para Jurnalis Bogor

Siber24jam.com, BOGOR – Pengajian rutin para jurnalis yang tergabung dalam Al Qalam kembali digelar di...

Korupsi Makin Mengkhawatirkan, Wilson Lalengke: KPK Harus Dievaluasi Total

Siber24jam.com, JAKARTA, 14 Agustus 2026 — Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Pusat, Wilson...

Brigjen Ishak Robinson Pimpin LIPBB-MIGAS, Pengawasan Migas Diperkuat

JAKARTA, Siber24jam.com – Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Ishak Robinson, M.M. terpilih sebagai Ketua Umum Lembaga...

Ishak Robinson Nahkodai LIPBB-MIGAS, Tegaskan Pentingnya Pengawasan Migas

JAKARTA Siber24jam.com – Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Ishak Robinson, M.M. terpilih sebagai Ketua Umum Lembaga...