CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama...
Jakarta, Siber24jam.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk segera mengambil langkah antisipatif guna mencegah lonjakan inflasi yang mulai terjadi di sejumlah kabupaten/kota. Tomsi menyoroti kenaikan signifikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di beberapa daerah dan meminta Pemda lebih waspada terhadap perkembangan harga di lapangan.
“Kami mohon perhatiannya untuk mengecek kembali kondisi di lapangan, kita jangan sampai lengah,” ujar Tomsi saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Dalam rapat tersebut, beberapa komoditas yang menjadi sorotan utama adalah minyak goreng dan bawang merah, yang mengalami kenaikan harga secara signifikan di sejumlah daerah. Tomsi meminta Pemda segera mengecek penyebab kenaikan tersebut dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga kestabilan harga.
“Kita [harus] segera mengantisipasi agar harga-harga ini tidak terus meningkat,” tegas Tomsi, menekankan pentingnya intervensi cepat dari Pemda.
Selain minyak goreng dan bawang merah, harga bawang putih dan gula pasir juga menjadi perhatian meskipun masih dalam batas toleransi. Tomsi mengingatkan agar pengawasan lebih ketat diterapkan terhadap komoditas-komoditas tersebut guna menjaga stabilitas harga.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, melaporkan bahwa dari 90 kota yang dipantau, 69 di antaranya mengalami inflasi, sedangkan 21 kota lainnya mencatat deflasi. Berdasarkan data terbaru, inflasi tahunan pada September 2024 tercatat sebesar 1,84 persen.
Rakor ini turut dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, serta Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini. Sementara itu, secara daring hadir Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan (Kemendag), Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian (Kementan), Direktur Pertimbangan Hukum Kejaksaan Agung, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri, Badan Urusan Logistik (Bulog), perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta sejumlah kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam rapat tersebut, seluruh pihak berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap komoditas penting di masing-masing daerah guna mengantisipasi lonjakan inflasi menjelang akhir tahun.




















