Update

Pengajian Rutin Jurnalis Al Qalam: KH Achmad Yaudin Sogir Kupas Fadhilah Surah Al-Ikhlas Berdasarkan Kitab Para Ulama

BOGOR, Siber24jam.com – Pengajian rutin Komunitas Jurnalis Al Qalam kembali digelar secara istiqamah di Kantor Portal Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang diikuti para jurnalis dari berbagai media itu menjadi sarana memperkuat keimanan sekaligus memperdalam ilmu agama di tengah aktivitas sebagai insan pers.

Pengajian dipimpin oleh KH Achmad Yaudin Sogir, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi. Pada kesempatan tersebut, ia mengupas secara khusus keutamaan Surah Al-Ikhlas berdasarkan Al-Qur’an, hadis, dan penjelasan para ulama dalam kitab-kitab klasik (kitab kuning).

Dalam tausiyahnya, KH Achmad Yaudin Sogir mengatakan Surah Al-Ikhlas merupakan surah yang pendek, namun memiliki kedudukan yang sangat agung karena seluruh kandungannya menjelaskan tentang kemurnian tauhid.

“Surah Al-Ikhlas bukan sekadar surah pendek yang mudah dihafal. Para ulama menjelaskan bahwa surah ini adalah inti dari akidah Islam. Barang siapa membiasakan membacanya setiap hari dengan penuh keyakinan dan keikhlasan, maka ia sedang memperkuat tauhid dalam dirinya,” ujar Sogir.

Ia menjelaskan, dalam sejumlah kitab fadhail, termasuk karya para ulama klasik yang mengumpulkan keutamaan amal berdasarkan hadis, disebutkan bahwa membaca Surah Al-Ikhlas secara istiqamah menjadi sebab datangnya rahmat Allah dan besarnya pahala, selama dilakukan dengan niat ikhlas dan disertai amal saleh.

“Di dalam kitab-kitab fadhail dijelaskan, siapa yang membaca Surah Al-Ikhlas sepuluh kali, Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga. Ini menunjukkan betapa besarnya kemuliaan surah ini. Namun jangan hanya mengejar pahalanya, yang lebih penting adalah memahami makna tauhid yang terkandung di dalamnya,” katanya.

Sogir juga mengingatkan agar umat Islam berhati-hati dalam menyampaikan keutamaan suatu amalan. Menurutnya, ada riwayat yang menyebutkan berbagai keutamaan membaca Surah Al-Ikhlas, tetapi seluruhnya harus dipahami sesuai penjelasan para ulama dan tidak dimaknai secara berlebihan.

“Kalau ada yang mengatakan membaca Al-Ikhlas sepuluh kali setiap pagi langsung menghapus semua dosa, maka harus dipahami dengan benar. Dosa diampuni oleh Allah dengan rahmat-Nya, disertai taubat yang sungguh-sungguh. Jangan sampai kita memahami hadis secara terpotong,” tegasnya.

Ia menambahkan, para ulama seperti Imam Al-Ghazali dan Imam An-Nawawi mengajarkan bahwa amalan yang sedikit tetapi dilakukan secara istiqamah lebih dicintai Allah daripada amalan yang banyak namun terputus.

“Yang Allah cintai adalah istiqamah. Bukan banyaknya bacaan sehari lalu besok ditinggalkan. Lebih baik sedikit tetapi terus diamalkan sepanjang hidup,” ujarnya.

KH Achmad Yaudin Sogir juga mengaitkan materi pengajian dengan profesi jurnalis. Menurutnya, wartawan memiliki amanah besar untuk menyampaikan informasi yang benar sebagaimana ajaran Islam yang menekankan kejujuran dan tabayun.

“Seorang jurnalis harus menjadi penyampai kebenaran. Sebelum menulis berita, biasakan membaca Al-Qur’an, berdoa, dan memperbaiki niat. Insya Allah tulisan yang lahir akan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” pesannya.

Pengajian berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para jurnalis mengikuti kajian dengan antusias, kemudian berdiskusi mengenai kandungan Surah Al-Ikhlas serta pentingnya menjaga keistiqamahan dalam ibadah dan menjalankan profesi.

Kegiatan ini menjadi agenda rutin Komunitas Jurnalis Al Qalam sebagai upaya membangun insan pers yang tidak hanya profesional dalam menyajikan informasi, tetapi juga memiliki fondasi keilmuan agama, akhlak yang baik, dan semangat berdakwah melalui karya jurnalistik.

Penulis:Zakar

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Kredit Rp759 Miliar Bermasalah, Kejati Kaltara Tahan Dirut PT SSP dan Eks Pejabat BRI Agroniaga

  TANJUNG SELOR – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) menahan dua tersangka dalam perkara...

MAN 3 Sragen-PPTQ IT Nurul Huda Amanah Suparno Kerjasama Cetak Generasi Islam Kompeten

Siber24jam.com, SRAGEN — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sragen menjalin kerja sama dengan Pondok Pesantren...

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Setyo Budiyanto: Kurang Bisa Atur Waktu

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti ketidakhadiran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan...

Di Era Bupati Rudy Susmanto, Integritas Pendidikan Kabupaten Bogor Masuk Kategori Adaptif

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat integritas dan tata kelola sektor pendidikan....