Babakan Madang Siber24jam.com — Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor meninjau langsung jalur yang akan dilalui dalam...
Bogor, Siber24jam.com – 29 September 2024. Ratusan jamaah terdiri dari kaum ibu dan bapak memadati Masjid Ar-Rohmah, Pasir Jambu, Sukaraja, Kabupaten Bogor untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang rutin digelar setiap tahun oleh warga RW 11. Acara kali ini dipimpin oleh ulama terkemuka yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bogor Wakil Ketua Komisi 1 , KH Achmad Yaudin Sogir, yang menyampaikan ceramah bertema “Meneladani Ahlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari”.
Dalam ceramahnya, KH Achmad Yaudin Sogir mengajak seluruh jamaah untuk meniru akhlak Rasulullah yang begitu mulia, baik kepada sesama manusia maupun kepada Allah SWT. Beliau menekankan bahwa akhlak yang baik tidak seharusnya dipengaruhi oleh jabatan, kekayaan, keturunan, suku, agama, bahkan terhadap makhluk lain seperti binatang dan tumbuhan. “Nabi Muhammad SAW telah memberikan contoh terbaik dalam berakhlak mulia, yaitu saling menghargai, menghormati, dan menyayangi,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir.

Lebih lanjut, KH Achmad Yaudin Sogir menyoroti pentingnya menjaga akhlak dalam segala aspek kehidupan, baik dalam berorganisasi, bermasyarakat, berpolitik, maupun bernegara. Beliau menyampaikan bahwa etika harus selalu dijaga, agar manusia tetap memanusiakan manusia lainnya. “Ahlak di atas segalanya,” tambah beliau dengan tegas.
Beliau juga menyinggung peran keluarga dalam era digital yang kini tengah mengalami degradasi akhlak, terutama dalam hal menghormati orang tua dan etika dalam bersalaman. “Anak-anak kita sekarang mulai kehilangan akhlak seperti yang diajarkan oleh para ulama terdahulu. Oleh karena itu, dengan momen Maulid ini, mari kita ajak putra-putri kita untuk kembali pada akhlak yang baik,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir.
Tak hanya itu, KH Achmad Yaudin Sogir juga menekankan pentingnya berpakaian rapi dan menutup aurat sebagai bagian dari akhlak kepada Allah SWT, serta menjaga kebersihan dan disiplin waktu dalam beribadah. “Beribadah dengan pakaian yang rapi, bersih, dan tepat waktu merupakan bentuk akhlak kita kepada Allah,” tuturnya.
Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia selalu diawasi oleh malaikat Raqib dan Atid, yang mencatat segala amal baik maupun buruk. “Kita jangan melakukan kebaikan hanya karena ingin dipuji oleh manusia, dan jangan pula meninggalkan kejahatan hanya karena takut kepada manusia. Ingatlah, semua amal kita akan tercatat oleh kedua malaikat yang diperintah langsung oleh Allah SWT,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir, merujuk pada ayat Al-Quran, “Dan sesungguhnya bagi kalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia di sisi Allah dan mencatat amal-amal kalian” (QS. Al-Infitar: 10-11).
Lebih lanjut, KH Achmad Yaudin Sogir juga memberikan nasihat kepada para pemimpin, terutama wakil rakyat, agar selalu dekat dengan rakyat dan tidak melupakan asal-usul mereka. “Jadilah wakil rakyat yang merakyat, merangkul semua kalangan, dan jangan seperti kacang lupa kulit. Jabatan itu sementara, tidak perlu diagungkan, karena keagungan hanya milik Allah. Manusia sangat kecil, dan hanya ketakwaan yang membedakan kita di hadapan Sang Khalik,” kata KH Achmad Yaudin Sogir.
Beliau menutup ceramahnya dengan mengajak seluruh jamaah untuk mengambil hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. “Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk selalu menghargai, menghormati, dan menjaga akhlak mulia dalam kehidupan kita sehari-hari, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW,” tutup KH Achmad Yaudin Sogir.
Peringatan Maulid Nabi ini berjalan dengan khidmat, diiringi oleh lantunan sholawat dan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama setempat. Ratusan jamaah yang hadir tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara hingga selesai.











