Update

Ribuan Honorer Kabupaten Bogor Antusias Ikuti Seleksi PNS dan PPPK 2024, Pemerintah Harus Lebih Serius Perhatikan Nasib Mereka

Bogor, Siber24jam.com – Dibukanya lowongan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024, disambut antusias oleh ribuan tenaga honorer di Kabupaten Bogor. Mereka berbondong-bondong mengikuti seleksi penerimaan ini, dengan harapan untuk mendapatkan status yang lebih jelas setelah bertahun-tahun mengabdi. Banyak di antara mereka telah mengabdikan diri selama belasan hingga puluhan tahun di berbagai dinas di Kabupaten Bogor.

 

Sejumlah honorer yang telah mengabdi sejak 2005 turut serta dalam proses seleksi ini. Namun, beberapa dari mereka kini telah melewati batas usia untuk mengikuti seleksi PNS, sehingga hanya dapat berharap pada kesempatan di PPPK.

 

“Sebagian dari kami sudah mengabdi selama lebih dari 20 tahun. Harapan kami agar perjuangan DPR untuk honorer seperti kami dapat terwujud. Kami berharap janji itu bukan sekadar kata-kata,” ujar seorang honorer yang telah bekerja di Dinas Kabupaten Bogor sejak 2005.

 

Seorang honorer lain yang bertugas di Dinas Kabupaten Bogor juga menyuarakan kekhawatirannya. “Kesempatan ini sangat penting bagi kami, terutama yang sudah melewati batas usia untuk melamar PNS. Kami hanya bisa berharap pada PPPK. Semoga pemerintah dan DPR benar-benar memperhatikan nasib kami,” ungkapnya pada Selasa, 27 Agustus 2024.

 

Para honorer ini menekankan pentingnya kepastian dari pemerintah untuk masa depan mereka, mengingat dedikasi yang telah diberikan selama bertahun-tahun. “Kami tidak minta lebih, hanya ingin mendapatkan kepastian status setelah bertahun-tahun mengabdi. Semoga apa yang dijanjikan benar-benar bisa terealisasi,” tutur seorang honorer yang telah bekerja lebih dari 15 tahun di lingkungan Pemkab Bogor.

 

Wardana, seorang pemerhati pekerja honorer, memberikan tanggapannya terkait seleksi ini. Menurutnya, pemerintah harus lebih serius dan transparan dalam menangani nasib para honorer yang telah lama mengabdi.

 

“Honorer adalah tulang punggung pelayanan publik di banyak daerah. Namun, selama ini, mereka berada dalam ketidakpastian status yang membuat mereka sulit mendapatkan hak-hak yang layak. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, harus lebih serius dalam memperhatikan nasib mereka. Seleksi ini adalah momentum penting, tetapi jangan sampai hanya menjadi angin lalu tanpa hasil nyata bagi para honorer,” tegas Wardana.

 

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam proses seleksi ini. “Dengan jumlah pelamar yang mencapai ribuan, pemerintah harus memastikan bahwa proses seleksi ini adil dan transparan, sehingga dapat menjadi solusi nyata bagi para honorer yang selama ini masih berada dalam ketidakpastian. Jangan sampai terjadi praktik-praktik yang merugikan mereka yang telah lama mengabdi,” tambahnya.

 

Dengan antusiasme yang tinggi dari para honorer, proses seleksi ini diharapkan dapat memberikan hasil yang adil dan menjadi langkah awal bagi mereka untuk mendapatkan status yang lebih jelas dan layak sesuai dengan pengabdian mereka selama ini.

Berita Lainnya

Update News

Kemenag Kabupaten Bogor Tegaskan Pengelolaan Zakat UPZ Sesuai Aturan Syariat

Bogor, Siber24jam.com – Menanggapi sejumlah pemberitaan daring terkait pengelolaan zakat pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ),...

AMPETRA Indonesia Gelar Musyawarah Nasional Pertama dan Pelatihan di Jakarta

Jakarta, Siber24jam.com – 2 Mei 2026. Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Indonesia (AMPETRA Indonesia) menggelar Musyawarah...

Jadilah Jurnalis sebagai Penyejuk Bangsa: Pengajian Al Qalam Perdana Digelar di Cibinong

Siber24jam.com CIBINONG, BOGOR — Pengajian Al Qalam, sebuah majelis keilmuan dan pembinaan spiritual bagi kalangan...

Pengajian Al Qalam Satukan Jurnalis Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir: Media Harus Jadi Air Penyejuk

CIBINONG, BOGOR Siber24jam.com — Pengajian Al Qalam, sebuah majelis keilmuan dan pembinaan spiritual bagi kalangan...