PALEMBANG, Siber24jam.com — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) memperkuat jaminan stabilitas keamanan dan ketertiban...
PAMIJAHAN, Siber24jam.com – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu melakukan pembacaan Manifesto Lingkungan Hidup di Kawah Ratu Gunung Salak pada Kamis (1/8/24). Selain itu, beliau juga mengibarkan bendera merah putih.
Asmawa Tosepu menjelaskan bahwa pembacaan manifesto tersebut bertujuan sebagai pesan moral untuk bangsa dan negara. Menurutnya, pembangunan nasional dan regional saat ini serta di masa depan menghadapi tantangan utama seperti meningkatnya jumlah penduduk dan tingginya permintaan atas kebutuhan dasar seperti air, pangan, energi, dan pemukiman, serta masalah sosial dan ekonomi.

Di sisi lain, Asmawa Tosepu menekankan bahwa meski sumber daya alam terbatas dan capaian pembangunan ekonomi Indonesia sejak kemerdekaan menghadapi kendala, negara ini tetap memiliki potensi untuk menjadi negara maju dengan wawasan lingkungan.
“Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, kami Pemerintah Kabupaten Bogor bersama seluruh stakeholder di Kabupaten Bogor menyatakan siap mendukung dan mengakselerasi pembangunan nasional dan regional yang berkelanjutan serta ramah lingkungan, dan sepakat untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Asmawa Tosepu menyebutkan beberapa poin penting dalam manifesto tersebut:
1. Pengendalian pertumbuhan penduduk adalah kunci untuk mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam dan jasa lingkungan.
2. Pengembangan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi ramah lingkungan harus diprioritaskan untuk transisi dari sumber daya alam yang tidak terbarukan ke terbarukan.
3. Kesadaran akan keterbatasan sumber daya alam global mendorong perlunya restorasi lingkungan sebagai fondasi pembangunan ekonomi masa depan.
4. Industri ramah lingkungan harus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan dan pelestarian sumber daya alam serta mendukung teknologi hijau.
5. Tata ruang harus diperhatikan untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan dan penyediaan air dan pangan, serta budaya dan kearifan lokal.
6. Penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan seperti deforestasi, kebakaran hutan, banjir, longsor, dan pengelolaan sampah.
7. Percepatan penanganan sampah penting untuk mengurangi jumlah sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
8. Pengembangan sumber daya manusia di bidang lingkungan hidup menjadi kunci daya saing bangsa dan upaya mencapai visi Indonesia sebagai negara maju dan berwawasan lingkungan.
“Asmawa Tosepu juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang terlibat dalam upacara pengibaran bendera di Kawah Ratu. Ia berharap semangat kemerdekaan pada HUT ke-79 ini akan terus bergelora di Kabupaten Bogor,” tutupnya.
Dengan rasa syukur dan keyakinan, Asmawa Tosepu berharap seluruh anak bangsa dapat bersama-sama menuju Indonesia Emas 2045.













