JAKARTA Siber24jam.com – Ketua Umum Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum, Ali Wardana, melontarkan kritik keras terhadap...
Bogor,Siber24jam.com- Petahana pimpin Pokwan (Kelompok Wartawan) DPRD Kabupaten Bogor, setelah dalam musyawaran kerja (Muker) ke – V yang berlangsung di Sekretariat Pokwan di Komplek DPRD, Jum’at (15/12/2023) lalu, 14 dari 26 peserta yang terverifikasi memilih Saeful Ramdan, untuk memimpin lagi kelompok wartawan DPRD yang didirikan sejak tahun 2009 lalu dari 2024 sampai 2026. Saeful, unggul tipis dari pimpinan media Bogor Today, Irahman Hakim yang meriah 12 suara.
Jalannya Muker berlangsung yang dipimpin Choki Pasaribu, wartawan Harin Pelita Baru, sedikit panas yang dipicu sebagian peserta menginginkan tradisi lama yang sudah diterapkan dalam tiga kali pemilihan, jika ketua Pokwan hanya menjabat satu periode ditiadakan, serta anggota yang baru bergabung diperkenankan untuk memilih atau memiliki hak suara.
Selain itu, para pendiri yang melahirkan wadah Pokwan mengkritisi pola komunikasi dari pimpinan yang kurang terbuka, terutama dengan para pendiri yang merupakan para inisiator dan menyebabkan hubungan antara pendiri dengan pengurus terkesan kurang harmonis.
“Saya mewakili para pendiri hanya minta satu saja, perbaiki lah cara berkomunikasi, karena selama ini terkesan keberadaan pendiri dianggap seperti tidak ada, padahal Pokwan lahir berawal dari ide-ide beberapa wartawan,” kata Mochamad Yusuf, satu dari beberapa inisiator pendiri Pokwan, Minggu (17/12/2023).
Yusuf mengungkapkan, selama ini para inisiator merasa seperti orang asing di lingkungan yang dibentuknya, bahkan ketika Pokwan menggelar acara atau kegiatan banyak dari inisiator tidak mendapatkan informasi langsung dari pengurus.
“Sekarang pimpinan baru sudah ditetapkan, saya dan rekan-rekan inisiator mengucapkan selamat lah, semoga dengan perubahan tradisi yang sebelumnya diberlakukan dibarengi dengan perubahan dan perbaikan, termasuk penataan keanggotaan yang harus dicantumkan dalam dokumen tertulis,” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, dokumen tertulis yang ditandatangani semua pendiri, pengurus serta peserta ini sangat penting, agar ketika Muker ke – VI tidak terjadi polemik. “Sebenarnya kita ingin mempertahankan tradisi ketua hanya boleh memimpin satu periode, alasanya karena inisiator ingin memberikan kesempatan kepada semua peserta belajar menjadi pemimpin, tapi karena sudah diputuskan melalui musyawarah, akhirnya inisiator menerima perubahan tradisi tersebut,” ungkap Yusuf.
Sementara itu, usai dinyatakan sebagai ketua terpilih Saeful, berjanji semua masukan dari inisitor yang melahirkan Pokwan, agar komunikasi pengurus diperbaiki akan dilaksanakan. “Semua masukan dari pendiri, dan semua anggota akan saya perbaiki, dan komunikasi dengan para inisiator serta seluruh anggota akan lebih terbuka,” kata wartawan portal berita BogorOnline.com itu menutupi. ***
Penulis/ Editor : Dede Suhendar
Suasana Musyawarah Kerja (Muker) ke – V tahun 2023, Kelompok Wartawan DPRD Kabupaten Bogor













