CIBINONG, Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan...
Bogor, Siber24jam.com– Angkatan pertama Tahun 202, Bidang Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Senin (04/12/2023) mengadakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB). Bimtek CPOTB angkatan pertama yang dipusatkan di Hotel Cahaya Village, Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor itu dibuka Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si.
“Kabupaten Bogor, memiliki potensi industri yang cukup besar dan beranekaragam komoditinya, baik skala kecil, menengah dan besar. Makanya, perlu dilakukan upaya produktif untuk memberikan nilai tambah dan daya saing. Apalagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Bogor, jumlahnya ± sebanyak 30.000 usaha, sehingga jika dikembangkan secara intensif dan berkelanjutan bisa menambah pengetahuan dan wawasan para pelaku IKM dalam meningkatkan kinerja, hasil produksi, dan produktifitas usahanya,” kata Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si, dalam keterangan tertulisnya Kamis (07/12/2023).
Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si mengatakan, daya saing industri di segala bidang harus ditingkatkan agar bisa terus eksis dan berkembang menjadi potensi industri di Kabupaten Bogor. “Gol yang ingin kita capai itu meningkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si. .
Dalam industri khususnya produksi obat tradisional, kata Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si, diperlukan standar yang ditetapkan untuk menjamin agar produk yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang sesuai dengan tujuan penggunaannya.
“Nah, untuk menjamin agar produksinya dapat memenuhi standar persyaratan keamanan, khasiat, dan mutu, penerapan cara pembuatan obat tradisional yang baik secara bertahap, maka perlu di terapkanCara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ( CPOTB)) yaitu seluruh aspek kegiatan pembuatan obat tradisional yang bertujuan, untuk menjamin agar produk yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan sesuai dengan tujuan penggunaannya,” tegas Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si.
Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si menjelaskan, CPOTB sebagai pedoman bagaimana memproduksi obat tradisional sehingga aman, bermutu, dan layak untuk dikonsumsi serta dapat memenuhi dan menerapkan standar yang ditetapkan dalam membuat obat tradisional yang baik.
Sesuai dengan peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Sertifikasi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik, serta peraturan BPOM tentang petunjuk teknis pelaksanaan penerapan aspek Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik secara bertahap.
“Dalam usaha pembuatan obat tradisional dibagi menjadi dua jenis yaitu usaha kecil obat tradisional (ukot) yaitu usaha yang dapat membuat semua bentuk sediaan obat tradisional, kecuali bentuk sediaan tablet, efervesen, suppositoria, dan kapsul lunak. Serta Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT)) yaitu usaha yang hanya membuat sediaan obat tradisional dalam bentuk param, tapel, pilis, cairan obat luar, dan rajangan,” jelas Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si.

Sebagai informasi, peserta pelatihan yang mengikuti bimbingan teknis sebanyak 60 orang yang berasal dari 20 kecamatan, diantaranya Cibinong, Bojong Gede, Citeureup, Gunung Putri, Sukaraja, KlapanunggaL, Babakan Madang, Megamendung, Dramaga, Kemang, Cileungsi, Cigombong, Ciomas, Ciampea, Cijeruk, Taman Sari, Pamijahan, Parung Panjang, Rumpin dan Tenjo.
“Melalui bimtek ini diharapkan ikm yang mengikuti kegiatan berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas obat tradisonal agar aman, bermutu, dan layak untuk dikonsumsi sehingga dapat memenuhi standar pembuatan obat tradisional yang baik. Sehingga dapat saling berbagi ilmu dan informasi serta pengalamannya dengan peserta lain juga bisa memperluas jaringan usaha yang saling melengkapi. Saya berharap agar para pelaku IKM terus meningkatkan semangat dan kreatifitasnya,” tutup Sekertaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Hartono Anwar S.Sos,M.Si. ***
Sumber : Adv Disdagin
Editor : Mochamad Yusuf
pembukaan bimbingan teknis (Bimtek) Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik, yang digelar Bidang Industri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Pemerintah Kabupaten Bogor




















