Siber24jam.com, JONGGOL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat sektor peternakan dengan menghadirkan sarana perdagangan...
Siber24jam.com, JONGGOL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat sektor peternakan dengan menghadirkan sarana perdagangan ternak yang lebih tertata dan representatif. Di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol diharapkan menjadi salah satu penggerak tata niaga peternakan sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi para peternak.
Upaya tersebut dilakukan melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) Kabupaten Bogor dengan menghadirkan fasilitas yang mendukung aktivitas perdagangan ternak, mulai dari ruang transaksi, kandang ternak, ruang pemeriksaan kesehatan hewan hingga hotel hewan sebagai fasilitas penitipan ternak.
Kepala Dikanak Kabupaten Bogor, Nurhayati, mengatakan keberadaan Pasar Hewan Jonggol menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menciptakan aktivitas perdagangan ternak yang lebih efektif, efisien dan memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha.
“Pasar Hewan Bogor ini dibangun untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi tata niaga, dan akses pasar bagi para peternak serta pelaku usaha peternakan. Dengan fasilitas yang lebih representatif, kami berharap aktivitas perdagangan ternak dapat berjalan semakin baik dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurhayati.
Pasar Hewan Jonggol saat ini beroperasi setiap Senin dan Kamis. Kapasitasnya mencapai sekitar 500–700 ekor sapi dan kerbau serta 200–250 ekor kambing dan domba. Sekitar 70 pedagang tercatat beraktivitas di lokasi tersebut, tidak hanya berasal dari Kabupaten Bogor, tetapi juga dari sejumlah daerah lainnya.
Menurut Nurhayati, keberadaan fasilitas pemeriksaan kesehatan hewan menjadi salah satu keunggulan pasar tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan lalu lintas dan perdagangan ternak berlangsung lebih tertib sekaligus memperhatikan aspek kesehatan hewan.
“Selain menjadi tempat transaksi, pasar ini juga memiliki fasilitas pemeriksaan kesehatan hewan. Ini penting untuk mendukung perdagangan ternak yang lebih tertib, aman, dan memenuhi aspek kesehatan hewan,” jelasnya.
Pembangunan Pasar Hewan Bogor di Kecamatan Jonggol merupakan tindak lanjut Keputusan Bupati Bogor tentang Penetapan Pekerjaan Strategis Kabupaten Bogor Tahun 2026.
Pemkab Bogor berharap keberadaan pasar tersebut tidak berhenti sebagai pusat transaksi, tetapi berkembang menjadi simpul penting dalam rantai perdagangan ternak di wilayah Kabupaten Bogor. Dengan mempertemukan peternak, pedagang dan konsumen dalam satu ekosistem perdagangan yang lebih teratur, peluang peningkatan daya saing komoditas peternakan pun semakin terbuka.
“Harapannya, pasar ini dapat menjadi salah satu simpul perdagangan ternak di Kabupaten Bogor yang mampu mempertemukan peternak, pedagang, dan konsumen dengan sistem perdagangan yang lebih baik. Pada akhirnya, ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha peternakan,” tandas Nurhayati.
Berita Lainnya
Tags: Bupati Bogor Rudy Susmanto, Dikanak Kabupaten Bogor, Nurhayati, Pasar Hewan Jonggol





















