Update

93 Inovasi Pelajar Warnai Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor 2026

CIBINONG Siber24jam.com – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor melaksanakan Seleksi Tahap III Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Kantor Bapperida Kabupaten Bogor selama tiga hari, yaitu Senin (24/8), Rabu (26/8) hingga Kamis (27/8)

Pelaksanaan Seleksi Tahap III ini menjadi bagian dari rangkaian Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor yang memasuki gelaran ke-11 sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016. Konsistensi penyelenggaraan selama lebih dari satu dekade menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendorong tumbuhnya budaya inovasi dan kreativitas sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Menariknya, kreativitas generasi muda Kabupaten Bogor semakin mendapat ruang dalam pembangunan daerah. Sebanyak 93 inovasi karya pelajar SMP dan SMA/SMK mengikuti Seleksi Tahap III Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2026 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor.

Puluhan inovasi karya pelajar tersebut menjadi bagian dari 248 inovasi yang mengikuti Seleksi Tahap III Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2026. Seleksi dilaksanakan selama tiga hari di Kantor Bapperida Kabupaten Bogor.

Kepala Bapperida Kabupaten Bogor, Bam Bam Setia Aji, yang diwakili Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Ratna Pratini, mengapresiasi tingginya keterlibatan pelajar dalam kompetisi tersebut.

Menurutnya, partisipasi pelajar menunjukkan bahwa budaya inovasi mulai tumbuh di lingkungan pendidikan. Para pelajar tidak hanya didorong untuk menghasilkan ide, tetapi juga belajar mengenali persoalan di lingkungan sekitar dan menghadirkan solusi melalui inovasi.

“Kompetisi ini bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang belajar melihat masalah dan berani menghadirkan solusi. Karena itu, sampaikan inovasi kalian dengan percaya diri. Ceritakan apa masalah yang ingin diselesaikan, bagaimana inovasinya bekerja, dan manfaat apa yang dapat diberikan. Jangan takut dengan pertanyaan dari juri, karena setiap pertanyaan dan masukan merupakan bagian dari proses belajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses presentasi di hadapan dewan juri menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk melatih kemampuan dalam menyampaikan gagasan sekaligus menerima pertanyaan dan masukan.

Pengalaman tersebut dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda yang berani mencoba, berpikir kreatif, serta mampu mengembangkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya.

“Kami berharap kreativitas adik-adik tidak berhenti setelah kompetisi ini. Teruslah mencoba, berkarya, dan berinovasi. Karena dari ide-ide sederhana yang kalian ciptakan hari ini, bisa lahir perubahan besar di masa depan,” katanya.

Pada Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2026, tercatat 252 inovasi mendaftarkan diri, dengan 248 inovasi melanjutkan ke Seleksi Tahap III. Dari jumlah tersebut, kategori Pelajar SMP menyumbang 50 inovasi, sedangkan kategori Pelajar SMA/SMK sebanyak 43 inovasi.

Selain pelajar, peserta juga berasal dari enam kategori lainnya, yakni SKPD sebanyak 32 inovasi, kecamatan 21 inovasi, masyarakat 26 inovasi, puskesmas 42 inovasi, perguruan tinggi 15 inovasi, dan Duta Inovasi Desa 19 inovasi.

Keberagaman peserta tersebut menunjukkan bahwa inovasi di Kabupaten Bogor berkembang dari berbagai lingkungan, mulai dari pemerintahan, pelayanan kesehatan, masyarakat, perguruan tinggi, pendidikan hingga desa.

Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor memasuki penyelenggaraan ke-11 sejak pertama kali digelar pada 2016. Konsistensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor melalui Bapperida dalam membangun budaya riset dan inovasi yang berkelanjutan.

Bapperida berharap inovasi yang lahir dari kompetisi tidak berhenti pada tahap perlombaan. Para peserta didorong untuk terus mengembangkan, menerapkan, dan menyempurnakan inovasinya sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Khusus bagi generasi muda, keterlibatan pelajar dalam kompetisi menjadi bagian penting dalam membangun karakter inovatif sejak dini. Melalui kompetisi tersebut, pelajar mendapatkan ruang untuk mengidentifikasi persoalan, mengembangkan ide, mencoba solusi, sekaligus menyampaikan gagasan secara percaya diri.

Dari kreativitas para pelajar tersebut, diharapkan lahir inovasi yang tidak hanya menjadi karya dalam sebuah kompetisi, tetapi berkembang menjadi solusi nyata yang mampu memberikan perubahan positif bagi Kabupaten Bogor.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)

Berita Lainnya

Tags:

Update News

93 Inovasi Pelajar Warnai Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Bogor 2026

CIBINONG Siber24jam.com – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor melaksanakan Seleksi...

Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Dorong Pasar Hewan Jonggol Jadi Penggerak Peternakan

JONGGOL Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi penguatan sarana perdagangan ternak melalui...

Pemkab Bogor Perluas Layanan Isbat Nikah Gratis

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui DP3AP2KB terus menghadirkan layanan Sidang Isbat Nikah...

Sekda Ajat Turun Langsung, Pemkab Bogor Siapkan Penutupan Produksi Minuman Beralkohol

CITEUREUP Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengambil langkah tegas menyikapi aktivitas produksi minuman beralkohol...