Bogor, Siber24jam.com — Polemik internal di tubuh PT Panca Tetrasa kian memanas setelah adanya somasi...
Bogor, Siber24jam.com- Operasi katarak gratis, bagi masyarakat kurang mampu, Rabu (25/10/2023) dihelat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Jalan Raya Puncak Nomor 479, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.
Operasi katarak ini hasil kolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam rangka kegiatan bhakti sosial kementerian yang dipimpin Tri Rismaharini. Tercatat ada 1.000 pasein yang mendaftarkan diri, setelah diperiksa kesehatan dan lain-lainnya hanya 350 pasien yang diperbolehkan melaksanakan operasi.
“Operasi katarak ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Kementerian Sosial, dan daerah yang mendapatkan jatah bergiliran, nah Oktober ini Kabupaten Bogor mendapatkan jatah, operasinya kita kerja sama dengan RSUD Ciawi, karena rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bogor ini fasilitas untuk penanganan penyakit mata, dari mulai alat kesehatan hingga dokternya lengkap,” kata mantan Wali Kota Surabaya itu.
Risma mengatakan, pasien sebanyak 1.000 yang mendaftar untuk ikut operasi mayoritas dari wilayah Kabupaten Bogor, namun sayangnya yang memenuhi syarat untuk operasi hanya 350 orang saja. “Semoga pasien yang dioperasi hari ini, bisa sembuh dari penyakit katarak, kemudian bisa lebih produktif, dan keluarganya juga bisa tetap produktif,” terang Mensos.
Direktur RSUD Ciawi, dr. Fusia Meidiawaty, S.H, M.H. Kes, MARS menjelaskan, operasi katarak kepada 350 pasien yang lolos pemeriksaan kesehatan ini akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Operasi katarak ini ditangani 3 dokter dan 20 perawat. “Dalam sehari kita menargetkan sekitar 115 pasien yang dioperasi, dan ini gratis, karena semua biaya yang ditimbulkan ditanggung anggaran Kementerian Sosial,” kata dr. Fusia.
dr. Fusia menerangkan, pasca operasi pasien akan dirawat jalan, selain itu pasien akan diberikan penjelasan terkait hal-hal yang tak boleh dilakukan, seperti wajah, khususnya bagian yang dioperasi terkena percikan air, tak boleh mengangkat benda berat dan jangan terlalu sering menunduk. “Kalau itu dipatuhi, insya Allah, penglihatan pasien akan kembali normal,” jelas dr. Fusia.
Sementara itu, Tarkuni, pasien asal Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, mengaku senang dan bersyukur, karena keinginnya untuk operasi katarak tanpa mengeluarkan biaya terwujud. “Penglihatan saya ini sudah lama terganggu, mau dioperasi sendiri, tak punya biaya. “Sebagai rakyat kecil saya mengucap syukur dan berterima kasih pada Ibu Menteri Sosial, saya tak sabar sekali ingin penglihatan normal lagi dan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” kata Tarkuni menutupi. ***
Penulis : Dede B. Suhendar
Editor : Mochamad Yusuf
Berita Lainnya
Tags: #RSUD, ciawi, mensos, rismaharini, tri
Menteri Sosial Tri Rismaharini (ketiga dari kiri) didampingi Direktur Utama RSUD Ciawi dr. Fusia Meidiawaty, S.H, M.H.Kes, MRAS, Anggota DPR – RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat V Kabupaten Bogor Adian Yunus Yusak Napitupulu, memberikan keterangan terkait operasi katarak gratis yang merupakan program rutin Kementerian Sosial











