BOGOR, Siber24jam.com – Peristiwa tak biasa terjadi pada Sabtu malam Minggu, 19 April 2026, di...
Jakarta, Siber24jam.com – Seorang warga Bogor merasa dijebak dalam sebuah investasi perdagangan berjangka komoditi jual beli emas dengan nilai investasi yang fantastis. Pria berinisial MZ ini awalnya didatangi oleh sebuah team dari PT. Kontak Perkasa Futures bernama aliwardana sebagai konsultan yang bertugas sebagai sosialisasi rekaning PBK (Perdagangan berjangka komoditi) serta di dampingi oleh Romi dan Baka dirumah MZ sebagai WPB (Wakil Pialang Berjangka) bertugas sebagai analis bisnis yang akan dijalankan.
Kedua Pialang (Read Romi dan Baka) tersbut melakukan presentasi kepada MZ tentang trading futures dengan iming-iming keuntungan yang sangat besar setiap harinya hingga 2 juta rupiah perhari. Bahkan tim yang melakukan presentasi trading emas tersebut menantang calon investor soal keuntungan yang ingin dihasilkan setiap harinya.
Namun tentunya semua keuntungan besar yang didapat itu tak serta merta tanpa modal yang juga besar. MZ harus menanamkan uang segar kepada PT Kontak Perkasa Futures minimal 200 juta rupiah sebagai syarat pembukaan rekening PBK untuk menjalan bisnis di bursa komoditi.
“Setelah mendengar berbagai tawaran yang menggurkan itu, terjadilah kesepakatan tentang investasi sebesar 200 juta rupiah yang saya transferkan ke rekening perusahaan PT. Kontak Perkasa Futures. Tiga hari kemudian saya transfer uang itu karena tergiur,” terang MZ kepada wartawan.
MZ pun mengaku tak memiliki uang cash dengan angka ratusan juta rupiah tersebut, ia menjual asetnya berupa satu unit mobil untuk ditanamkan kepada PT. Kontak Perkasa Futures.
“Bukan punya uang, tapi karena sudah tertarik saya lepas lah mobil saya untuk dijadikan modal,” ucap MZ.
Lanjut MZ, setelah uang masuk ia pun diberikan akun untuk trading emas yang di pandu oleh wakil pialang untuk melakukan transaksi Buy atau Sell yang tidak dilakukan sendiri, MZ ketika akan melakukan trading nya langsung dipandu oleh tim dari PT Kontak Perkasa Futures kapan harus membeli kapan harus menjual diperdagangan komoditi emas yang sudah di sediakan wibesite oleh pihak perusahaan,
Investasi ratusan juta, tiga hari kemudian MZ menarik uangnya sebesar 50 juta rupiah dan belum mendapatkan profit. Selang satu bulan, MZ mendapatkan profit sebesar Rp40 juta dari sisa investasi Rp150 sehingga bertambah menjadi Rp190 juta.
“Saya ambil waktu itu Rp20 juta karena mendapat keuntungan. Tersisa di rekening perusahaan sebesar kurang lebih Rp170 juta,” tuturnya.
Setelah itu, bisnis kembali berjalan melalui istilah buy dan sell sesuai anjuran pihak perusahaan disebut sebagai new balance dengan angka tersisa. MZ pun melanjutkan, saat itu ia melihat melalui wibesite umum tentang adanya penurunan harga emas secara drastis, akhirnya pihak perusahaan yaitu PT. Kontak Perkasa Futures menyarankan untuk menahan pembelian atau hold sale.

Pada tahap tersebut akun MZ pun otomatis terkunci, sebab pihak perusahaan mengatakan bahwa Equity Ratio investor tidak mencukupi. Untuk itu, MZ diminta kembali melakukan top up sebesar 50 juta rupiah agar akunnya bisa dibuka kembali. Sebab jika tidak ada penambahan pihak perusahaan menyebut lama menunggu kenaikan dan harus menjual rugi yang berada di posisi pembilian bawah.
“Saya karena panik khawatir uang hilang, akhirnya saya memaksa untuk kembali menambah uang seperti yang disarankan perusahaan. Saya meminjam uang sebesar 50 juta rupiah yang saat ini menjadi beban juga,” ucap MZ.
Uang top itu dikirim MZ kembali ke rekening PT. Kontak Perkasa Futures, ia berharap setelah adanya penambahan itu pihak perusahaan bisa menormalkan kembali akun nasabahnya.
Namun yang terjadi saat harga naik malah terjadi equity ratio diambang batas habis dan tidak bisa digunakan kembali, sebab terpotong biaya inap yang diambil oleh pihak perusahaan sebesar 50 ribu rupiah permalam per lot dan biaya transaksi sebesar 330 ribu rupiah. Sebelumnya MZ tidak memahami hal tersebut. Pihak perusahaan juga tidak bisa memastikan kapan harga mas naik atau kapan akan turun .
“Yang saya sesalkan kenapa pihak perusahaan mengarahkan saya untuk beli banyak lot sampai 8 lot waktu itu seharusnyakan cukup satu lot saja setelah saya pelajari, apa karena pihak perushaan mendapat provit dari setiap teransaks perlot dan mendapat biaya inap setiap hari tetapi tidak memikirkan nasabah , tidak bisa berteransaksi akibat makin tergerusnya equiti , sekarang saya sudah pisimis perusahaan bisa memulihkan akun saya, artinya kalau tidak bisa pulih uang saya sudah tidak ada ” Terang MZ
Sementara ditemui dikantornya di kawasan Sudirman, Jakarta, Direktur PT Kontak Perkasa Futures, Wahyu Setiawan tidak keluar menemui hingga MZ pamit pulang dari kantor di lantai 7 tersebut. MZ hanya ditemui oleh Kepala cabang Jakarta bernama Steven Hippy.
Steven hanya berkata normatif kepada MZ bahwa akun bisa diperbaiki namun butuh waktu. Dari hasil pertemuan tersebut Steven pun banyak tidak menjawab pertanyaan dari nasabahnya itu.
“Sebenernya akun bapak bisa diperbaiki akan tetapi butuh waku soalnya kita menyesuaiakan dengan jumlah sisa equity yang bapak miliki, kami menyarankan bapak kalau bisa top up kembali namun dalam peyelesain akun bapak kita juga akan menyesuaikan di posisi harga emas karena equity yang bapak miliki hanya bisa teransaksi satu lot kalau kita paksakan nanti bisa malah habis equitynya mau tidak mau harus melakukan top up,” beber Steven.
Penulis Edwin
Berita Lainnya
Tags: PT Kontak Perkasa futures Diduga Mengambil Untung Nasabah Jadi Buntung











