JAKARTA, Siber24jam.com — Kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemerintah...
Bogor, Siber24jam.com– Tempat jualan sementara mau dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, para pedagang Pasar Leuwiliang yang menjadi korban peristwa Rabu kelam 27 September 2023 lalu mengucapkan terima kasih kepada para petinggi Pemerintah Kabupaten Bogor.
Ucapan itu disampaikan tulus para pedagang, karena Pemerintah Kabupaten Bogor, dalam waktu kurang dari satu bulan sudah memberikan kepastian yang membuat pedagang Pasar Leuwiliang tenang kembali, lantaran bisa segera mencari nafkah dan bangkit dari kesedihan.
“Hatur nuhun (terima kasih) Pak Bupati dan Pak Sekda, karena sudah memutuskan mendengarkan aspirasi para pedagang Pasar Leuwiliang yang meminta pembangunan tempat berjualan sementara dikabulkan, sakali deui hatur nuhun kepada semua panggede Kabupaten Bogor,” kata sejumlah pedagang, Minggu (08/10/2023).
Kepastian akan dibangunnya tempat berjualan sementara untuk pedagang Pasar Leuwiliang yang menjadi korban Rabu sore kelabu itu didapatkan para pedagang usai Pemerintah Kabupaten Bogor, menetapkan tempat untuk membangun pasar sementara yang anggarannya bersumber dari pos Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Perubahan 2023 yang sudah disahkan DPRD, Sabtu (30/09/2023) lalu.
“Jum’at pekan lalu, kami sudah memutuskan untuk membangun tempat penampungan sementara untuk para pedagang yang kios dan losnya terbakar pada peristiwa Rabu diakhir bulan September lalu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Burhanudin.
Burhanudin menjelaskan, selain memutuskan soal relokasi, rapat Jum’at lalu itu juga sudah menyusun jadwal untuk memulai pembangunan tempat penampung sementara, semisal timeline, penyiapan SK, pernyataan bencana musibah kebakaran, proses inventarisasi pedagang, biaya atau anggaran pembangunan TPS.
“Berdasarkan hasil rapat itu, TPS harus dibangun dalam waktu satu bulan. Selain itu, agar TPS yang dibangun aman, proses pembangunan dan penggunaan material harus mengacu saran dari tim ahli kontruksi,” ujar Burhanudin.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga Haris Setiawan menerangkan, saat ini pemulihan pasca kebakaran Pasar Leuwiliang, fokus pada pembangunan TPS bagi para pedagang agar mereka bisa berjualan, sambil menunggu bangunan pasar permanen selesai dibangun ulang atau direkontruksi.
“Tempat penampungan sementara yang akan dibangun totalnya ada sekitar 1.033 kios, los dan awning yang akan dibangun. Nah untuk lokasi TPS hasil kesepakatan bersama dengan para pedagang yakni di lingkar area pasar dalam, mohon doanya mudah-mudahan TPS ini cepat selesai sehingga pedagang bisa kembali berdagang,” tukasnya.
Sementara itu, sejumlah pedagang yang menjadi korban kebakaran mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, karena dalam waktu kurang dari satu bulan sudah memutuskan lokasi yang akan dipakai membangun tempat berjualan sementara.
“Hatur nuhun (terima kasih) Pak Bupati dan Pak Sekda, karena sudah memutuskan mendengarkan aspirasi para pedagang Pasar Leuwiliang yang meminta pembangunan tempat berjualan sementara dikabulkan, sakali deui hatur nuhun kepada semua panggede Kabupaten Bogor,” kata sejumlah pedagang. ***
Penulis : Zarkasi
Editor : Mochamad Yusuf
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor Burhanudin











