RUMPIN, Siber24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di...
Bogor,Siber24jam.com– Ada proyek strategis nasional (PSN) di wilayah timur Kabupaten Bogor, Bupati Iwan Setiawan, mendampingi kunjungan kerja (Kunker) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin.
Selain, Menteri Basuki dan Pj Gubernur Jawa Barat, di lokasi hadir pula Anggota Komisi VI DPR – RI dari Fraksi Gerindra Mulyadi. Kunjungan yang dilaksanakan Minggu (17/09/2023) untuk meninjau pembangunan bendungan Cibeet dan Cijurey, di Kecamatan Cariu dan Tanjungsari. Dua proyek nasional itu semua dana pembangunan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Saya datang ke Kabupaten Bogor, tepatnya di Kecamatan Cariu dan Tanjungsari ini, untuk meninjau secara langsung dua proyek strategis nasional, yakni proyek pembangunan bendungan Cibeet dan Cijurey,” kata Menteri Basuki, dalam keterangan tertulisnya yang disebar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Senin (18/09/2023).
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan dirinya bersama Pj. Gubernur, Komisi V DPR RI Mulyadi, dan Bupati Bogor memantau langsung pelaksanaan pembangunan di wilayah timur Kabupaten Bogor. Pertama adalah rencana pembangunan dua bendungan yakni bendungan Cibeet dan Cijurey.
“Jadi Minggu kemarin, saya datang ke Kabupaten Bogor untuk melihat tahapan persiapan pembangunan bendungan Cibeet dan Cijurey yang merupakan anak sungai dari Sungai Citarum. Keberadaan bendungan ini akan berkontribusi mengatasi banjir Citarum hilir, yakni di wilayah Karawang dan Bekasi. Ini termasuk proyek strategis nasional yang pembangunannya akan segera kita mulai,” kata Basuki.
Menteri yang memiliki selera humor tinggi ini mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi VI Mulyadi, karena telah mengawal dua proyek bendungan di timur Kabupaten Bogor. “Berkat perjuangan Pak Mulyadi, di Komisi VI, masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya yang tinggal di Kecamatan Cariu, Tanjungsari, Sukamakmur, dan Jonggol, nantinya bisa menikmati manfaat dari keberadaan bendungan Cibeet dan Cijurey ini,” ujar Basuki.
Selain meninjau lokasi pembangunan dua bendungan, Menteri Basuki, juga memantau langsung pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, Jalan Daerah (IJD) sepanjang 2.800 kilometer jalan dan 2.300 meter jembatan disejumlah provinsi. “15 ruas jalan diantaranya ada di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bogor,” ungkap Basuki.
Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin menuturkan, pembangunan kedua bendungan hadirnya negara untuk mengendalikan masalah banjir, dengan segera membangun bendungan Cibeet dan Cijurey, masalah pembebasan lahannya akan dilakukan secara bertahap.
“Soal pembangunan jalan yang merupakan jalan alternatif masyarakat yang akan diperbaiki Kementerian PUPR, untuk tahap awal akan dilakukan sepanjang 11 km, dan akan dilanjutkan tahap berikutnya sampai ke Kecamatan Citeureup. Ini juga bukti pemerintah memperhatikan jalan-jalan di daerah untuk diperbaiki,” tutur Bey.
Anggota Komisi V DPR RI, Mulyadi mengungkapkan, sebagai wakil masyarakat mengapresiasi dan berterima kasih atas apa yang dilakukan pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Di Badan Anggaran, kata Mulyadi, dirinya selalu menyuarakan bahwa proyek-proyek strategis nasional termasuk Inpres untuk pembangunan infrastruktur jalan daerah adalah terobosan yang luar biasa.
“Kemudian untuk pembangunan bendungan Cibeet dan Cijuray, sudah saya ingatkan terus bahwa pembangunannya harus betul-betul membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, disamping untuk mengatasi musibah-musibah banjir,” kata Mulyadi.
Mulyadi berharap pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah Kabupaten Bogor, selain dua bendunga, pembangunan jalan di Kecamatan Sukamakmur membawa dampak positif bagi kemajuan wilayah. Pembangunan jalan dari Kecamatan Sukamakmur sampai Citeureup sudah masuk rencana tahun 2024 mendatang.
“Ketika Jalan Sukamakmur – Citeureup, masyarakat yang akan menuju Puncak bisa menggunakan jalan ini, yang akan tembus ke Cipanas sebagai jalan alternatif. Ini akan mengurangi beban volume kendaraan di kawasan Puncak, sehingga perjalanan ke destinasi wisata akan lebih lancar. Terobosan Menteri PUPR melalui Inpres ini sangat terasa manfaatnya oleh masyarakat, dan kami akan terus mengawal pembangunannya,” tegas politisi Partai Gerindra itu.
Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengucapkan terima kasih, menurutnya pembangunan bendungan Cibeet dan Cijurey di Kecamatan Tanjungsari dan Cariu, serta peningkatan jalan melalui IJD di Kecamatan Sukamakmur akan dirasakan manfaatnya masyarakat.
“Jalan Sukamakmur – Citeureup ini, awalnya merupakan jalan Kabupaten Bogor, tapi sekarang sudah diserahkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) menjadi jalan nasional, sehingga biaya pembangunannya pun tak lagi menggunakan dana APBD, namun APBN,” jelas Bupati Iwan Setiawan.
Jalan Sukamakmur – Citeureup ini, sebut Iwan, ini adalah adalah jalur harapan masyarakat, karena merupakan salah satu destinasi wisata baru. Jalan ini disebut juga jalan Poros Tengah Timur atau jalur Puncak II yang akan tembus ke Cipanas. Jalan ini menjadi jalan alternatif masyarakat menuju kawasan Puncak, ini juga merupakan jawaban atau solusi dari masalah kemacetan di kawasan Puncak.
“Atas nama pribadi, rakyat Kabupaten Bogor, dan Bupati Bogor, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah merealisasikan pembangunan bendungan Cibeet dan Cijurey, serta pembangunan Jalan Sukamakmur – Citeureup,” kata Bupati Iwan Setiawan, dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/09/2023).***
Penulis : Zarkasi
Editor : Mochamad Yusuf
Berita Lainnya
Tags: anggota, basuki, bupati, DPR, hadimuljono, iwan, jabar, menteri, mulyadi, pj.gubernur, setiawan
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono (kiri) didampingi Anggota Komisi VI DPR Mulyadi, Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, di lokasi proyek pembangunan bendungan Cijurey, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. (foto Diskominfo Kabupaten Bogor)











