JAKARTA Siber24jam.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung membongkar dugaan praktik persekongkolan dalam pengadaan...
Bogor, Siber24jam.com- Gaya hidup sehat dengan mudah, mahasiswa Universitas Nusa Bangsa (UNB) Bogor, bersama warga Desa Semplak Barat, untuk mengembangkan dan membudidayakan tananaman herbal dengan menciptakan sebuah inovasi yang akan dilombakan di tingkat Kabupaten Bogor. Inovasi tersebut diberi nama Buku Saku Sebar Sehati singkatan dari Semplak Barat Sehat dengan Tanaman Herbal Indonesia.
Inovasi ini dilatarbelakangi adanya tanaman obat/herbal, serta pentingnya obat herbal untuk menjadi obat alternatif yang diketahui efek sampingnya kecil dan mudah diracik, serta membantu menjaga ketahanan tubuh atau kesehatan/imunitas apalagi di tengah pandemi Covid-19.
Sasaran dari inovasi ciptaan mahasiswa UNB itu ibu-ibu PKK di Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, karena sebagian besar kaum emak-emak itu belum mengetahui jenis tanaman herbal apa saja yang memiliki khasiat mencegah dan menyembuhkan tubuh dari penyakit.
Kepala Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Abdul Rahman mengapresiasi, kiprah mahasiswa UNB yang mensosialisasikan sekaligus mengajak warga desanya untuk membudidayakan tanaman herbal
“Obat herbal sekarang ini banyak dicari dan dimanfaatkan warga, karena efek sampingnya yang nyaris nol persen bagi tubuh dibandingkan obat kimia. Pemerintah Desa Semplak Barat, mendukung kegiatan mahasiswa UNB yang mengajak warga memanfaatkan pekaranagan rumah untuk menanam tanaman herbal,” kata Rahman, Kamis (22/06/2023).
Rahmah mengatakan, inovasi buku saku SEBAR SEHATI ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih kepada ibu-ibu PKK Desa Semplak Barat dalam menambah pengetahuan, cara mengolah tanaman obat/herbal dalam menjaga kesehatan mandiri dan keluarga.
“Diharapkan ibu PKK di Desa Semplak Barat mulai beralih untuk menjaga kesehatan/mengobati sakit menggunakan tanaman herbal yang memiliki lebih sedikit efek sampingnya,” ujar Rahman menutupi. ***
Sumber : Bappedalitbang
Editor : Mochamad Yusuf
Mahasiswa Universitas Nusa Bangsa (UNB) Bogor bersama warga Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor