Update

Soal Prediksi Lembaga Survei, PPP Bilang Pembuktian di 14 Februari 2024

soal prediksi lembagaKetua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor, Ely Rachmat Yasin, didampingi jajaran pengurus partai berlambang Ka'bah, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor (foto siber24jam.com)

Bogor,Siber24jam.com- Soal prediksi lembaga survie yang selalu menempatkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berada di bawah, ternyata dianggap hal biasa kader partai berlambang Ka’bah di  Kabupaten Bogor.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Ely Rachmat Yasin, Minggu (14/05/2023) usai mendaftarkan 55 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Jalan Tegar Beriman, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, mengatakandari setiap Pemilu, PPP dari hasil survei sejumlah lembaga tidak akan lolos parlementary threshold atau ambang batas parlemen, seperti pada Pemilu 2019 lalu.

“Namun, faktanya PPP bisa lolos. Makanya di Pemilu 2024 nanti, kami akan membuktikan jika PPP partai yang menjadi pilihan masyarakat untuk menyalurkan hak politiknya. Hasil survei itu juga membuat para Bacaleg, bersemangat untuk meraup suara sebesar-besarnya, khususnya di Kabupaten Bogor yang dikenal memiliki basis massa tradisional fanatik pada PPP,” tegas Elly.

Ely pun tak muluk-muluk memasang target perolehan kursi di DPRD Kabupaten Bogor. Istri dari Begawan Politik Rachmat Yasin itu, hanya menargetkan sembilan sampai sepuluh kursi di DPRD Kabupaten Bogor, dan tetap meloloskan wakilnya di DPRD Provinsi Jawa Barat serta DPR –RI.

“PPP itu dari setiap Pemilu di era multi partai, khususnya di Kabupaten Bogor, selalu berhasil mendudukan wakilnya pada unsur pimpinan. Makanya, target yang kita canangkan itu sangat realistis,” ujarnya.

Ely mengungkapkan, untuk mencapai target sembilan hingga sepuluh kursi di DPRD Kabupaten Bogor, ada tiga daerah pemilihan (Dapil) gemuk dengan alokasi sepuluh kursi yang menjadi bidikan, diantaranya Dapil II, III dan V, satu lagi VI. “Di empat Dapil itu, selain banyak tersebar basis massa tradisional PPP, Bacaleg yang diturunkan untuk bertarung memiliki daya elektoral tinggi,” ujarnya.

Anggota DPR –RI itu mengatakan, 55 Bacaleg yang didaftarkan itu perpaduan antara kader senior dan milenial. Semua daerah pemilihan sambung Elly, kaum milenial terisi dan ini menandakan sekaligus menghapus stigma PPP itu partai ‘kolot’.

“Kaum milenial yang mendaftarkan jadi Bacaleg PPP itu dari berbagai latar belakang profesi. Hebatnya,mereka ini memiliki konsituen sendiri, artinya tidak menggarap massa atau basis-basis tradisional PPP, tapi mencari konsituen baru yang umumnya non kader,” tegas Ely menutupi. ***

 

Penulis : Mochamad Yusuf

.

Berita Lainnya

Tags: , , , , ,

Update News

Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 Perdana dari Masjid Raya Nurul Wathon

Cibinong, Siber24jam.com– Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forkopimda dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor secara resmi...

Tragedi Inovator di Pusaran Kekuasaan: Menggugat State-Crime terhadap Nadiem Makarim

Jakarta, Siber24jam.com – Sejarah politik Indonesia sering kali memperlihatkan pola yang repetitif: individu yang datang...

Sinergi Pejuang Kedaulatan: Membedah Pertemuan Wilson Lalengke dengan Forum Kader Bela Negara

Jakarta, Siber24jam.com – Di tengah hiruk-pikuk dinamika global yang kian tak menentu, sebuah momentum sakral...

PLN Bergerak Cepat Tangani Gangguan Listrik di Perumahan Felicity, Warga Apresiasi Respons ULP Semarang Timur

Semarang, Siber24jam.com – Warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, khususnya di kawasan Perumahan Felicity,...