Update

Iwan Setiawan Dinilai Kurang Bersilaturahmi kepada Tokoh Alim Ulama di Bogor Raya, Ini Penjelasannya

Den Bagus Catur alias Gus Bagus Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Bogor Raya 

Bogor, Siber24jam.com – Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan dinilai selama ini kurang bersilaturahmi kepada tokoh alim ulama dan kiai di Nahdlatul Ulama (NU) Bogor Raya.

Hal itu seperti disampaikan, salah satu tokoh NU Bogor Raya, Den Bagus yang kerap disapa Gus Bagus.

Gus Bagus menuturkan, seorang pemimpin kepala daerah seperti Plt Bupati Bogor, sudah sepatutnya dirinya banyak-banyak bersilaturahmi kepada tokoh-tokoh muslim yang notabane di wilayah Kabupaten Bogor.

“Terutama dengan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama se-kabupaten Bogor,” kata Gus Bagus kepada wartawan, Senin (8/5/23).

Ia mengatakan, orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman dari politisi Gerindra tersebut, memang dirasa sangat kurang dekat dengan tokoh-tokoh NU semenjak menyandang pelaksana tugas Bupati Bogor.

Hal itu dikarenakan, pada setiap moment yang digelar nahdlatul ulama Kabupaten Bogor, sosok seorang pimpinan tunggal di Bumi Tegar Beriman ini jarang sekali terlihat hadir dibeberapa acara NU.

“Kurang dekat dengan tokoh alim ulama dan Kiai NU, karena saya lihat setiap acara-acara NU yang digelar jarang terlihat ada,” ungkap dia.

Padahal, masih kata kata Gus Bagus, tokoh alim ulama dan kiai di NU juga menginginkan pemimpin di daerahnya itu bisa dekat dan dapat bersilaturahmi dengan kalangan kyai di nahdlatul ulama. Apalagi, saat ini sudah memasuki tahun politik atau menjelang pemilu serentak 2024.

“Ini malah, yang dekat dengan alim ulama malah hanya Elly Rachmat Yasin seorang bakal calon (Balon) Bupati Bogor periode 2024 – 2029,” tegas Gus Bagus yang juga seorang Waketum Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) pusat.

“Padahal dari kalangan Kiai-kiai dan tokoh-tokoh NU, ingin juga seorang Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan bisa dekat dengan mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, meskipun ada pernyataan dari seorang Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan yang telah menyatakan kepada media ini dengan tidak nyalon kembali di pemilu serta pilkada 2024 mendatang. Baginya, hal tersebut bukan menjadi sebuah alasan yang dapat diterima dari sosok pemimpin Kabupaten Bogor tersebut.

“Padahal notabenya di Kabupaten Bogor itu sangat besar jumlahnya untuk warga NU. Nyalon gak nyalon, mestinya tetap dekat dengan alim ulama dan kiai NU karena beliau (Plt Bupati Bogor) juga masih sebagai pemimpin di Bumi Tegar Beriman,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , ,

Update News

Sekda Ajat Beberkan Rangkaian HJB 2026, dari Bogor Run hingga Peresmian Skywalk

CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mematangkan persiapan dua agenda besar, yakni rangkaian...

Sekda Ajat Luncurkan Sistem Manajemen Talenta, Tegaskan Akhir Era “Orang Dalam” di Pemkab Bogor

CIBINONG, Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi meluncurkan Sistem Manajemen Talenta sebagai langkah strategis...

CSR ANTAM Pongkor Hadir di Tengah Bencana: Bukti Nyata Kepedulian untuk Korban Banjir Cigudeg

Bogor, Siber24jam.com – 20 April 2026. Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh PT...

Nadiem Makarim Mendadak Sakit, Sidang Kasus Chromebook Ditunda—Ada Apa di Balik Penundaan Ini?

Jakarta, Siber24jam.com – 27 April 2026. Persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam program digitalisasi...