Update

Menuju Zero Stunting 2023, Wakil Bupati Sukabumi Luncurkan Gerakan Progran Roasting

menuju zero stuntingWakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri (foto dok sukabumikab.go.id)

Sukabumi,Siber24jam.com- Menuju zero stunting tahun 2023,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, pada tahun 2023 ini makin masif melakukan berbagai upaya menurunkan stunting, bahkan Wakil Bupati Iyos Somantri, tak kenal lelah turun hingga ketingkat kecamatan untuk mengintruksikan kecamatan yang angka stuntingnya masih tinggi untuk lebih fokus.

“Kabupaten Sukabumi, tahun 2023 ini punya target tinggi, bagaimana cara masalah stunting itu  dituntaskan agar Sukabumi ini bisa nol atau zero stunting pada akhir tahun 2023 ini,” kata Iyos, dikutip dari laman resmi sukabumikab.go.id, Selasa (21/02/2023).

Selain turun kekecamatan, Wabup Iyos juga aktif melakukan evaluasi dengan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang programnya berkaitan dengan menurunkan stunting. Tak hanya itu, sejumlah inovasi atau terobosan baru pun diluncurkan, setelah si Gadis Sukabumi singakatan dari  Gerakan Aksi Deteksi dan Intervensi Stunting di Kabupaten Sukabumi, Selasa kemarin, Iyos menghadiri peluncuran Roasting singkatan dari  Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (Roasting).

Iyos pun sangat yakin, program Roating bisa mempercepat turunnya angka stunting di Kabupaten Sukabumi. Program  Roasting ini merupakan gerakan pentahelix pemerintah daerah, dimana langkahnya adalah setiap hari Rabu pertama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kabupaten akan melaksanakan zoom meeting bersama kecamatan terkait kasus stunting di wilayahnya.  Selanjutnya pada  Rabu kedua hasil zoom meeting tersebut akan dilakukan tindakan lapangan.

“Hadirnya program Roasting ini kita ingin melihat kondisi stunting yang sebenarnya di Kabupaten Sukabumi, mulai dari kondisi anak yang stunting hingga langkah-langkah yang akan dilakukan,” ujar dalam rapat Roasting di ruang rapat Wabup, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Palabuhan Ratu,

Kata Wabup Iyos, ada dua pokok sasaran yang menjadi metode penelitian Pemkab saat ini, diantaranya Stunting dan Ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia. “Camat nanti setiap hari Rabu memperlihatkan kondisi tersebut dan rabu berikutnya akan kita intervensi ke lapangan,” tegas Iyos.

Sambung Wabup Iyos, program Roasting ini akan terus dilakukan hingga Kabupaten Sukabumi menjadi zero new stunting. “Saat ini pihak kecamatan tengah gencar melakukan pendataan ulang terhadap 200 ribu anak di bawah usia lima tahun  (Balita) se-Kabupaten Sukabumi, dimana data tersebut akan dilaporkan pada program roasting nanti,” ungkap Iyos menutupi. ***

 

Editor : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Update News

Metland Cileungsi Koordinasikan Penataan Parkir Bersama Pemda, Optimalisasi PAD Jadi Perhatian

BOGOR Siber24jam.com — Persoalan dugaan parkir liar di sejumlah titik strategis kawasan Metland Transyogi Cileungsi,...

Rudy Susmanto Lepas 946 Atlet Kabupaten Bogor, Kobarkan Semangat Rebut Juara Umum

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengobarkan semangat 946 atlet Kabupaten Bogor untuk meraih...

Bupati Rudy Susmanto Lepas 946 Atlet Kabupaten Bogor, Targetkan Juara Umum Porprov 2026

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengobarkan semangat 946 atlet Kabupaten Bogor untuk meraih...

Bupati Rudy Susmanto Dorong Ekonomi Hijau melalui EIGER Nature di Kabupaten Bogor

Siber24jam.com, MEGAMENDUNG – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat...