Update

Punya Taman Herbal, Pemdes Pasir Halang Targetkan PADes Naik

Punya Taman HerbalTaman Herbal Desa Pasir Halang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi (foto dok sukabumikab.go.id)

Sukabumi, Siber24jam.comPunya Taman Herbal, Pemerintah Desa Pasir Halang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, optimis Pendapatan Asli Desa (PADes) tahun 2023 ini meningkat. Karena keberadaan Taman Herbal akan menyedot banyak pengunjung dari luar Desa Pasir Halang.

Kepala Desa Pasir Halang Kecamatan Sukaraja  Yusuf Purnama, mengatakan, tahun 2023 ini merupakan tahu  berbenah dan menggali potensi aset desa demi kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Program unggulan Desa Pasir Halang untuk menumbuhkan sektor ekonomi masyarakat, kata Yusuf, berupa optimalisasi keberadaan obyek wisata taman herbal dan rumah batik di Kampung Tugu RT 01/05.

“Sebetulnya, keberadaan Taman Herbal ini lahir dari adanya program pemerintah terkait pemanfaatan lahan pekarangan. Bahkan, selain desa ini memiliki ikon desa Wisata Taman Herbal, kami juga mendirikan tempat edukasi batik khas Desa Pasir Halang di tempat wisata tersebut sebagai daya tarik tersendiri,” katanya, Selasa (10/01/2023).

Yusuf mengatakan, Taman Herbal Desa Pasir Halang, difungsikan tak hanya sebagai tempat wisata semata  terbuka, namun ada fungsi lain yakni edukasi atau pengenalam jenis-jenis tanaman obat kepada masyarakat, khusus para wisatawan.

“Dengan lokasi cukup luas dan sangat sejuk karena jauh dari pusat kota,para pengunjung akan menyukai banyak spot foto untuk swafoto untuk dipasang di instagram atau media sosial lainya,”ujar Yusuf.

Taman Herbal, sambung Yusuf, menawarkan berbagai program bagi pengunjung seperti adanya rumah batik khas Desa Pasir Halang. “Orang luar, bahkan Kabupaten Sukabumi, banyak yang tidak tahu, jika di Pasir Halang ini dikenal banyak perajin batik, makanya tahun 2023 ini kita publis dan ekspos terus agar banyak dikenal masyarakat luas, sehingga tujuan kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa tercapai,” kata Yusuf menutupi.***

 

Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Update News

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Masuk Tahap Verifikasi, Mengapa Pelepasan 3.800 Hektare Hutan Ikut Disorot KPK?

Siber24jam.com,  JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memverifikasi laporan penolakan gratifikasi yang disampaikan Menteri...

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Masuk Tahap Verifikasi, Mengapa Pelepasan 3.800 Hektare Hutan Ikut Disorot KPK?

JAKARTA Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memverifikasi laporan penolakan gratifikasi yang disampaikan Menteri...

Jika Terpilih, Hendrika Ingin Ubah Patoman Menjadi Sentra Kedaulatan Pangan

PRINGSEWU Siber24jam.com – Tekad menjadikan Pekon Patoman sebagai desa yang mandiri dan berdaulat di bidang...

Bogor Koi Show 2026 Sukses Digelar, Kabupaten Bogor Perkuat Posisi sebagai Sentra Koi Nasional

CIBINONG Siber24jam.com – Bogor Koi Show 2026 sukses diselenggarakan di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor,...