Update

Ubah Cara Pemasaran, Kemenperin Latih IKM Daerah Soal Digitaliasi

Ubah Cara PemasaranPelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) memotret produk yang akan diunggah di laman penjualan digital atau marketplace . (foto dok kemenperin.go.id)

Jakarta,Siber24jam.com- Ubah cara pemasaran konvensial, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melatih pelaku Indsutri Kecil dan Menengah (IKM) khususnya sektor aneka, kimia, sandang dan kerajinan soal digitalisasi pemasaran, agar jaringan atau jangkauan pemasaran produk makin luas.

“Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan terus mendorong semua pelaku IKM tak hanya memasarkan produk secara konvensional,namun mulai beralih kedigital atau marketplace yang terhubung dengan e-Smart IKM,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA)  Reni Yanita, dikutip dari laman Kemenperin.go.id,  Rabu (07/12/2022).

Reni mengatakan, upaya peningkatan pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku IKM, Ditjen IKMA, baru-baru ini menggelar workshop peningkatan kemampuan pemasaran digital IKM di Solo Raya. “Workshop itu dihadiri lebih dari 150 IKM di sektor industri aneka, kimia, sandang dan kerajinan di Solo Raya,” ujar Reni.

Direktur Industri Aneka  dan IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan Ditjen IKMA, Ni Nyoman Ambareny menambahkan, para pelaku IKM saat ini perlu memiliki kemampuan memotret produk yang baik dan mengunggahnya di e-commerce maupun media sosial.

“Selain itu, mereka juga harus menggoptimalkan penggunaan fitur e-commerce dan informasi tentang pemanfaatan teknologi finansial atau fintech, untuk mempermudah proses pembayaran. Keterampilan ini yang juga penting dan harus dikuasai pelaku IKM,”katanya.

Apalagi, kata Ambareny,  berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), terdapat lebih dari 210 juta pengguna internet di Indonesia pada 2021-2022. “Penetrasi penggunaan internet ini diharapkan juga menjadi peluang dan dimanfaatkan untuk usaha-usaha produktif yang mendorong efisiensi dan perluasan akses pasar seperti jual beli online,” ujar Ambareny menutupi. ***

 

Editor : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

Heboh Dugaan Sertifikat Ganda di Bogor, Ali Wardana Minta BPN dan Seluruh Pihak Terkait Diperiksa Total

BOGOR,Siber24jam.com – Munculnya dugaan sertifikat elektronik atas sebidang lahan yang sebelumnya telah memiliki sertifikat resmi...

Rp10.270.051.886.464 Masuk Kas Negara, Prabowo Sikat Penguasaan Lahan Bermasalah di Indonesia

Jakarta, Siber24jam.com – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali mencatat capaian besar dalam...

Rudy Susmanto Tegaskan Perang Melawan Narkoba, ASN Terlibat Siap Ditindak Tegas

CIBINONG, Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres...

Ngumpet Sampai Pedalaman Kalbar, Eh Ujung-Ujungnya Dijemput Gratis Sama Kejaksaan

Jakarta, Siber24jam.com – Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi...