CIBINONG, Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai memperkuat...
Bogor,Siber24jam.com- Datangi PPLI bersama mahasiswa program pasca sarjana magister lingkungan Universitas Pakaun (Unpak), Pakar Lingkungan Prof Isman memberikan apresiasi pada PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), sebagai perusahaan yang bergerak dalam penanganan dan pengolahan limbah katogori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) PPLI sudah mempuni.
“Kalau menurut saya pengelolaan limba B3 di PPLI ini sudah sangat mumpuni dan memenuhi syarat perundang-undangan di Indonesia. Standar Operasional Prosedurnya (SOP) ketat dan disiplin,” kata Isman, dalam keterangan tertulisnya yang disebar tim komunikasi PPLI, Senin (21/11/2022).
Namun demikian, Guru Besar Universitas Pakuan dan Akademisi IPB University itu menyayangngkan, untuk negeri seluas Indonesia, hanya memiliki satu perusahaan pengolahan limbah yang modern dan terintegrasi. “Industri di Indonesia banyak sekali, tapi yang terserap oleh PPLI paling banyak hanya 40 persen,” imbuh mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Bogor itu..
Sebagai informasi, apresiasi dari Prof. Isman Kadar itu disampaikan, ketika mengunjungi PPLI di JalanNarogong, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama para mahasiswa program pascasarjana magister lingkungan Universitas Pakuan, Sabtu (19/11/202) lalu.
Kehadiran calon master lingkungan tersebut di PPLI, lanjut Isman, untuk melihat secara langsung metode pengolahan limbah yang baik dan benar. Isman menilai dengan hanya ada satu industri saja pengolahan limbah yang modern dan terintegrasi akan membuat biaya transportasi pengangkutan limbah menjadi tinggi. “Biaya transportasi akan mahal sekali pastinya bagi lokasi perusahaan penghasil limbah yang lokasinya di Papua misalnya,” katanya.
Isman melihat masih banyaknya perusahaan yang tidak taat dan rendah dalam pemahaman soal Instalasi Pengelolahan Air Limbah (IPAL). Banyak perusahaan yang penanganannya (limbah) masih sekedar di tumpuk di gudang, di kubur atau dimusnahkan tanpa pengamanan.
“Kalau terus dibiarkan akan merusak lingkungan dan mencemari sekitarnya. Makanya di sini pemerintah harus kuat mensupport, memfasilitasi dan mensosialisasikan agar perusahaan konsen dalam pengelolaan limbahnya secara baik,’ tutupnya. ***
Editor : Mochamad Yusuf
Ahli PPLI memberikan penjelasan kepada rombongan mahasiswa pasca sarjana magister lingkungan hidup Universitas Pakuan Bogor, di bawah pimpinan Prof. Isman Kadar (Foto Dok PPLI)
Berita Lainnya
Tags: 2022, Air, AY, bogor, Camat, Hadi, indonesia, industri, Ipb, ipb university, Jawa Barat, Kabupaten Bogor, Limbah, mahasiswa, MU, PAI, pembangunan, pemerintah, UAS, Universitas Pakuan Bogor, Unpak
Ahli PPLI memberikan penjelasan kepada rombongan mahasiswa pasca sarjana magister lingkungan hidup Universitas Pakuan Bogor, di bawah pimpinan Prof. Isman Kadar (Foto Dok PPLI)













