CIBINONG, Siber24jam.com – Sejumlah pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor mengeluhkan rumit...
Bekasi, Siber24jam.com –Sumbang dua emas, tarung derajat menjadi salah satu cabang olahraga (Cabor) yang diikutkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022 , di Gelanggang Olahraga (GOR) Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Kecamatan Rawa Lumbu, Kabupaten Bekasi, gagal mencapai target medali.
Emas pertama dari olahraga beladiri yang diciptakan AA Boxer di Bandung ini diraih Muhammad Ridwan yang bertarung di Kelas 64,1 -67 kilogram putra. Ridwan tampil jadi pemenang setelah mengalahkan petarung dari Kabupaten Bandung Aditiya Baetullah.
Emas kedua ditorehkan petarung Kabupaten Bogor, dari kelas seni gerakan bertahan menyerang dua arah (garang) putra dengan para petarung Muhammad Nabil, Sopan Sopian dan Muhammad Ilham. Selain dua emas, tarung derajat berhasil menyumbangkan dua medali perak, dan satu perunggu atas nama Nurul Narulita, di kelas tarung putri 62,1-66 kilogram.
Manager Cabor Tarung Derajat Kabupaten Bogor Arif Rachman, dikutip dari Inilahkoran.com, Sabtu (19/11/2022) mengatakan raihan dua medali emas ini memang belum sesuai dengan target yang diberikan kontingen, yaitu meraih empat medali emas.
“Tarung derajat memang belum sesuai dengan target yang diberikan, namun semua petarung yang kami kirim merupakan atlet petarung muda binaan sendiri,” kata pria yang menjabat kepala Badan Pengelolan Pendapatan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor itu.
Arif mengatakan, keberhasilan meraih dua medali emas, dua medali perak dan satu medali perunggu karena para petarung melaksanakan atau menerapkan strategi yang diarahkan para pelatih.
“Sejak awal saya kepada para petarung minta fokus, semangat dalam berlatih maupun bertanding dan juga menuruti perintah dari pelatih. Apapun hasilnya, saya ucapkan selamat dan terima kasih atas perjuangannya demi nama baik Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Pelatih Cabor Tarung Derajat Kabupaten Bogor Ardi Sanjaya menjelaskan, berkurangnya raihan medali emas karena dibatasinya usia atlet oleh panitia, maksimal atlet yang ikut bertanding ialah 28 tahun.
“Kalau tidak dibatasi umurnya seperti saat ini, mungkin kami akan kembali menjadi juara umum. Pada Porprov XIV Jawa Barat 2022 ini, Kota Bandung menjadi juara umumnya,” terangnya.
Sementara itu, Muhammad Ridwan mengaku tak menyangka akan meraih medali emas tersebut, apalagi ia tidak diiunggulkan dan hampir tidak diloloskan KONI Kabupaten Bogor.
“Saya gak menyangka, apalagi dalam babak kualifikasi Porprov XIV Jabar 2022 di Kota Cirebon, saya berada di peringkat kelima. Saya masuk kontingen tarung derajat karena perjuangan pelatih yang bisa meyakinkan KONI. Porprov ini pengalaman saya yang pertama mengikuti pekan olahraga multi even,”ungkap Ridwan menutupi.
Editor : Mochamad Yusuf
Berita Lainnya
Tags: 2022, Amm, atlet, AY, Bandung, bekas, Bekasi, BIN, bogor, Camat, Daerah, Emas, Jawa Barat, Kabupaten Bogor, KONI Kabupaten Bogor, kontingen, Medali emas, MU, Muhammad, Olahraga, PAI, PAN, Porprov XIV Jabar 2022, uang
Dua petarung derajat saling jual beli pukulan dalam pertandingan final cabang olahraga tarung derajat, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022 (Foto Dok Humas Kontingen) 










