Update

Menkes RI Bertandang ke Komisi IX DPR Bahas Soal KRIS dan BPJS Kesehatan

Jakarta, Siber24jam.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin hari ini, Senin (4/7/2022) bertandang ke Gedung DPR/MPR untuk menghadiri undangan rapat kerja dengan Komisi IX.

Budi didampingi oleh jajaran Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan BPJS Kesehatan. Salah satu topik yang dibahas adalah mengenai rencana penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) peserta BPJS Kesehatan.

“Kami sudah buat skenario penerapan KRIS mulai tahun ini,” ungkap Budi dalam pernyataannya di depan anggota dewan.

Budi menjelaskan, pada 2022 targetnya adalah asesmen kesiapan RS meliputi RS Vertikal, RSUD, RS TNI Polri dan RS Swasta. Kemudian penerbitan juknis kesiapan sarana prasarana KRIS dan uji coba.

Saat ini uji coba KRIS BPJS Kesehatan sudah dimulai di lima Rumah Sakit (RS) milik pemerintah yang tersebar di berbagai wilayah.

KRIS BPJS Kesehatan akan diterapkan secara penuh pada 2024. Baik untuk RS pemerintah maupun swasta.

“Khusus KRIS akan ada kesepakatan BPJS Kesehatan dan DJSN dengan rawat inap sendiri dan kami akan siapkan fasilitas-fasilitas kesehatan yang terpengaruh,” paparnya.

Menkes RI Jelaskan Soal BPJS Kesehatan ke Komisi IX DPR Bahas Soal KRIS

Jakarta, Siber24jam.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin hari ini, Senin (4/7/2022) bertandang ke Gedung DPR/MPR untuk menghadiri undangan rapat kerja dengan Komisi IX.

Budi didampingi oleh jajaran Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan BPJS Kesehatan. Salah satu topik yang dibahas adalah mengenai rencana penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) peserta BPJS Kesehatan.

“Kami sudah buat skenario penerapan KRIS mulai tahun ini,” ungkap Budi dalam pernyataannya di depan anggota dewan.

Budi menjelaskan, pada 2022 targetnya adalah asesmen kesiapan RS meliputi RS Vertikal, RSUD, RS TNI Polri dan RS Swasta. Kemudian penerbitan juknis kesiapan sarana prasarana KRIS dan uji coba.

Saat ini uji coba KRIS BPJS Kesehatan sudah dimulai di lima Rumah Sakit (RS) milik pemerintah yang tersebar di berbagai wilayah.

KRIS BPJS Kesehatan akan diterapkan secara penuh pada 2024. Baik untuk RS pemerintah maupun swasta.

“Khusus KRIS akan ada kesepakatan BPJS Kesehatan dan DJSN dengan rawat inap sendiri dan kami akan siapkan fasilitas-fasilitas kesehatan yang terpengaruh,” paparnya.

 

 

Sumber: CNBC Indonesia
Editor: Zarkasi

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

Wabup Bogor Jaro Ade Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Tegaskan Penanganan Darurat Dipercepat

RUMPIN, Siber24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di...

Rudy Susmanto Dukung PSEL Bogor Raya, Solusi Sampah Jadi Energi Listrik

BOGOR, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor dan Danantara Indonesia resmi memfinalisasi...

Sambut Resolusi 2797, Gabon Tegaskan Dukungan atas Marokkanitas Sahara

Rabat Siber24jam.com – Republik Gabon kembali menegaskan dukungannya terhadap Marokkanitas Sahara, sekaligus menyambut baik adopsi...

São Tomé dan Príncipe Tegaskan Dukungan atas Marokkanitas Sahara

Rabat Siber24jam.com – Republik São Tomé dan Príncipe kembali menegaskan posisi tegasnya dalam mendukung Marokkanitas...