Update

Sinergi PT Antam dan Masyarakat Desa Bantarkaret dalam Pengelolaan Hutan Berkelanjutan dan Penguatan Ekonomi Hijau

Nanggung, Siber24jam.com – PT Antam UBPE Pongkor menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan hutan desa melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Program ini difokuskan pada pelestarian lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Bantarkaret, Kabupaten Bogor.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis kehutanan sosial. PT Antam memandang masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

CSR Manager PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh, menjelaskan bahwa dukungan perusahaan tidak hanya berupa bantuan material, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat serta penguatan kelembagaan desa.

“Melalui program CSR, kami berkomitmen untuk mendorong pengembangan ekonomi berbasis kehutanan sosial, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola hutan secara profesional, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, pengelolaan hutan desa yang efektif dapat menjadi model pembangunan ekonomi hijau yang berorientasi pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Arif juga mengapresiasi komitmen masyarakat Desa Bantarkaret yang dinilai konsisten dalam menjaga kelestarian hutan di tengah berbagai tantangan ekologis dan sosial.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Bantarkaret atas dedikasi mereka dalam menjaga kelestarian hutan. Upaya ini layak mendapatkan pengakuan di tingkat nasional,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, PT Antam turut mendorong partisipasi desa tersebut dalam ajang Lomba Wana Lestari tahun 2026.

“Kami mendukung penuh keikutsertaan Desa Bantarkaret dalam Lomba Wana Lestari. Semoga dapat meraih prestasi terbaik dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat,” katanya.

 

Lomba Wana Lestari merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada individu dan kelompok yang berkontribusi dalam pelestarian hutan serta pemberdayaan masyarakat. Ajang ini mencakup berbagai kategori, seperti penyuluh kehutanan, kelompok tani hutan, dan kader konservasi, dengan puncak penghargaan dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Melalui sinergi antara dunia usaha dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata implementasi prinsip pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan agenda nasional dan global.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Listrik PLN Sering Padam, Warga Perumahan Felicity Semarang Keluhkan Kerusakan Elektronik

Semarang, Siber24jam.com – Warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, khususnya di kawasan Perumahan Felicity, Kota Semarang,...

Dalam Tiga Hari, Satresnarkoba Polres Banyuasin Ungkap Sejumlah Kasus Narkotika dan Amankan Lima Tersangka

Banyuasin, Siber24jam.com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Banyuasin berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana...

Rudy Susmanto Dukung Film “Sayap Kecil Praja Muda Karana” Angkat Nilai Pramuka dan Wisata Malasari

CIBINONG, Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto memberikan dukungan penuh terhadap produksi film layar lebar...

Heboh Dugaan Sertifikat Ganda di Bogor, Ali Wardana Minta BPN dan Seluruh Pihak Terkait Diperiksa Total

BOGOR,Siber24jam.com – Munculnya dugaan sertifikat elektronik atas sebidang lahan yang sebelumnya telah memiliki sertifikat resmi...