Update

Politisi DPP Golkar Dr. Dian Assafri Nasa’i: Pengakuan Negara untuk HM Soeharto Titik Balik Keadilan Sejarah Bangsa

siber24jam.com JAKARTA — Politisi DPP Partai Golkar, Dr. Dian Assafri Nasa’i, SH, MH, menyambut dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan atas keputusan pemerintah yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, HM Soeharto.
Menurutnya, keputusan ini bukan hanya bentuk penghormatan negara terhadap sosok pemimpin besar, tetapi juga menjadi titik balik dalam pelurusan sejarah bangsa.

Dalam pernyataannya di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (10/11/2025), Dr. Dian menegaskan bahwa pengakuan terhadap jasa HM Soeharto merupakan langkah penting untuk menempatkan sejarah secara objektif, adil, dan proporsional.

“Dengan diberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Bapak HM Soeharto dan tokoh-tokoh lainnya, ini menjadi titik balik sejarah bangsa. Apa yang selama ini distigma sebagai produk Orde Baru yang dianggap jelek dan salah, kini harus dilihat kembali secara jernih dan adil. Mulai tanggal 10 November ini, sejarah itu harus diluruskan,” ujar Dr. Dian Assafri Nasa’i, di hadapan sejumlah awak media.

Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa HM Soeharto telah memberikan warisan besar bagi pembangunan bangsa, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun spiritual. Salah satu kebijakan yang sangat monumental, kata Dian, adalah pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pembangunan rumah ibadah melalui Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YABMP).

“Kebijakan tersebut bukan semata kebijakan administratif, melainkan wujud nyata dari nilai-nilai keislaman dan gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia. Melalui Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila, Pak Harto berhasil mensinergikan umaro (pemerintah), ulama, dan umat sebagai tiga pilar utama pembangunan nasional,” ungkapnya.

Dian juga menegaskan bahwa kepemimpinan HM Soeharto telah menghadirkan keseimbangan antara iman dan pembangunan, antara stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi, yang hingga kini masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pak Harto bukan hanya seorang pemimpin yang membangun infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga seorang negarawan yang memahami pentingnya pembangunan moral dan spiritual bangsa. Sinergi antara kekuatan spiritual dan pembangunan inilah yang menjadi warisan paling berharga dari beliau,” tegas Dian.

Menurutnya, langkah pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada HM Soeharto menandakan bahwa bangsa Indonesia semakin dewasa dalam memandang sejarah, tidak lagi terjebak dalam dikotomi politik masa lalu.

“Ini adalah bentuk rekonsiliasi sejarah nasional, di mana bangsa ini berani mengakui jasa-jasa pemimpinnya tanpa menutup mata terhadap kekurangannya. Sebab sejarah bukan untuk dihakimi, tapi untuk dipelajari dan dijadikan pelajaran,” tutup Dr. Dian Assafri Nasa’i, yang juga dikenal sebagai akademisi dan pengamat politik nasional.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Bupati Rudy Susmanto Perkuat Pemerataan Ekonomi hingga Bogor Barat dan Timur

Siber24jam.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat strategi pemerataan pembangunan dengan mendorong tumbuhnya pusat-pusat...

Sekda Ajat Dorong Ruang Publik Kabupaten Bogor Jadi Panggung Kreativitas dan Budaya

BOGOR Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperluas ruang publik yang dapat dimanfaatkan para...

Rudy Susmanto Naikkan Insentif 8.400 Guru Ngaji, Ulama: Sangat Membantu Pengabdian di Pelosok

CIBINONG Siber24jam.com – Rencana Bupati Bogor Rudy Susmanto menaikkan insentif bagi guru ngaji mendapat apresiasi...

Tampil di HUT ke-81 RI, Tim Angklung SDN Cibatok 03 Dapat Kejutan dari Bupati Rudy Susmanto

BOGOR Siber24jam.com – Kegembiraan terpancar dari wajah siswa-siswi SDN Cibatok 03, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor....